Alim Niode Tekankan Karakter Mo’odelo di PKKMB Unigo

23
ADV
10

Menyiapkan Generasi Global Tanpa Kehilangan Jati Diri Lokal

KAMPUS (RGNEWS.COM) – Pendidikan karakter Mo’odelo menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Gorontalo (Unigo) 2026 sebagaimana tema kegiatan.

Sebagaimana disampaikan Ketua Harian Dewan Adat Gorontalo Ir. Alim S. Niode, M.Si saat membawakan materi Pendidikan Karakter Mo’odelo di hari kedua pelaksanaan PKKMB Unigo 2026, Selasa (8/9/2026).

Alim mengajak mahasiswa baru memahami nilai Mo’odelo bukan sekadar slogan, tetapi sebagai karakter yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, karakter Mo’odelo dibangun dari sejumlah nilai kearifan lokal Gorontalo yang menjadi pijakan pembentukan pribadi mahasiswa.

Salah satunya adalah Dudelo, yakni integritas diri yang teruji melalui aspek kognitif, konatif, sikap, dan perilaku.

“Mahasiswa tidak cukup hanya cerdas secara akademik. Integritas harus terlihat dari sikap dan perilaku,” menjadi pesan utama dalam materi yang disampaikan.

Selain Dudelo, terdapat nilai Mo’ulintapo, yang dimaknai sebagai kecerdasan dalam berpikir sekaligus cekatan dalam bekerja.

Kemudian Dulohupa, yang menekankan pentingnya musyawarah hingga mencapai mufakat.

Nilai lainnya adalah Huyula, yakni semangat bekerja sama dengan banyak orang secara sukarela dan tanpa pamrih.

Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi, bekerja sama, serta memiliki tanggung jawab sosial.

Usai memberikan materi pendidikan karakter Mo’odelo kepada mahasiswa baru, Alim melakukan pertemuan bersama Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, serta Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unigo.

Pertemuan itu menjadi bagian penting dalam upaya menyamakan persepsi sekaligus membahas penerapan karakter Mo’odelo dalam lingkungan akademik Unigo.

Pembahasan diarahkan pada penyusunan dan penguatan kurikulum khusus mata kuliah penciri universitas dan program studi, dengan karakter Mo’odelo sebagai salah satu muatan utama.

Langkah ini menunjukkan bahwa Mo’odelo tidak hanya ditempatkan sebagai tema dalam kegiatan penyambutan mahasiswa baru.

Lebih dari itu, nilai-nilai tersebut diarahkan untuk menjadi bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter mahasiswa selama menempuh studi di Unigo.

Materi pendidikan karakter ini sejalan dengan arah pengembangan Unigo yang mengusung visi menjadi universitas unggul dan berdaya saing global dengan menjunjung tinggi karakter Mo’odelo dalam periode 2026-2030.

Dalam kegiatan PKKMB 2026, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan gagasan Unigo menuju world class university dengan tetap mengakar kuat pada kearifan lokal Gorontalo.

Langkah tersebut menjadi pijakan awal bagi Unigo untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi persaingan global tanpa tercerabut dari identitas dan nilai-nilai daerah.

Pesannya sederhana: semakin tinggi pendidikan yang ditempuh, semakin kuat pula karakter yang harus dibangun.

Bagi Unigo, kearifan lokal bukan sekadar warisan budaya. Nilai tersebut hendak dijadikan bagian dari pembentukan karakter mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan jati diri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *