6 Point Arahan Pembangunan di Tahun 2023

633
ADV
10
Rapat forum OPD dilingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, Senin (14/3, Foto RG).

PEMKOT (RAGORO)- Isu strategis RPJMD Kota Gorontalo di tahun 2019-2024 serta memperhatikan rancangan tema pembangunan nasional , “Peningkatan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan” serta tema pembangunan Provinsi Gorontalo tahun 2023, “Peningkatan ekonomi dan sumber daya manusia didukung oleh kualitas lingkungan hidup dan tata kelola pemerintah yang baik”. Sementara tema pembangunan Kota Gorontalo di tahun 2023, “Pembangunan infrastruktur untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi serta reformasi sosial”. Menyikapi hal tersebut, Walikota Gorontalo Marten A. Taha berikan enam (6) point arahan pembangunan ditahun 2023 dengan menggunakan pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial, berdasarkan rumusan tema pembangunan Kota Gorontalo di tahun 2023. “Dari enam poin arahan pembangunan tersebut adalah pertama, pembangunan infrastruktur. Kedua, pembangunan manusia, Tiga, meningkatkan ketahanan dan daya saing ekonomi kerakyatan.

Empat, pengentasan kemiskinan dan pengangguran. Lima, reformasi birokrasi dan ke enam, penguatan peran agama dan budaya, “ujar Marten dalam sambutan pada forum OPD, Senin (14/3/22). Lanjut, tahapan perencanaan tahun 2023 yang disusun saat ini kata Marten, merupakan penjabaran perencanaan tahun ke-4 dari RPJMD Kota Gorontalo tahun 2019- 2024. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dalam upaya bersama-sama membangun Kota Gorontalo. Menurutnya, berkaitan dengan kondisi saat ini dan perkiraan tahun 2023, kita dapat membuka dan mencermati beberapa isu strategis dan permasalahan yang masih menjadi kendala dan tantangan di Kota Gorontalo, “Marilah kita membuka dan mencermati beberapa isu strategis dan permasalahan yang masih menjadi kendala dan tantangan di Kota Gorontalo.

Hal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penentuan program dan kegiatan, seperti mengoptimalisasi proses pembelajaran untuk mempertahankan kualitas proses dan output pendidikan. Pembangunan infrastruktur perkotaan dan penataan lingkungan yang dapat mendorong pemulihan ekonomi dan permukiman yang sehat. Pemulihan ekonomi akibat adanya pandemi covid-19. Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran terintegrasi yang dapat menjamin kebutuhan dasar dan perputaran ekonomi masyarakat serta mengoptimalisasi layanan kesehatan yang profesional. Dengan harapan, para OPD mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sector secara terukur. Untuk itu dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi serta proses-proses panjang lainnya yang harus kita lalui, “jelas Marten.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *