Wagub Idah: Penas XVII Ajang Promosi Wisata dan Ekonomi

156
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

RG.News – Rembuk Utama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) resmi dibuka Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, di PENAS XVII Jumat (19/6/2026)

Kegiatan digelar di di Universitas Gorontalo Convention Center (UGCC), diikuti oleh seluruh KTNA se-Indonesia hingga pelaku- pelaku pertanian lainnya. Dihadiri langsung Ketua KTNA Pusat.

Kegembiraan tampak terlihat dari wajah Wagub Idah, melihat begitu antusiasnya para peserta yang hadir pada rembuk utama nasional yang digelar di Penas XVII tahun 2026 ini.

Bahkan terselip dalam kalimat Wagub Idah salam hangat penyambutan kepada para pahlawan pahlawan pangan Indonesian di Gorontalo, dalam ucapan selamat datang.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo, saya mengucapkan selamat datang di Bumi Hulonthalo Lipu’u, Serambi Madinah. ” Ucapnya.

Kata Wagub Idah, hadirnya para petani dan nelayan dari seluruh Indonesia merupakan semangat perjuangan negeri ini khususnya didunia pertanian dan perikanan.

Beberapa agenda strategis yang dibahas pada rembuk utama KTNA ini juga membahas calon tuan rumah dalam ajang tiga tahunan itu di PENAS ke-XVIII tahun 2029.

” Tadi juga diberitahukan ada persiapan calon tuan rumah mendatang dengan beberapa daerah yang sudah menawarkan diri Sulawesi Utara, Sumatera Utara, dan Lampung.” Ucapnya.

Wagub Idah juga sangat mengapresiasi roda ekonomi daerah yang tampak meningkat, efek dari Penas XVII tahun ini.

“Kita lihat sendiri, paling tidak dalam seminggu ini perekonomian kita berjalan lancar. Keuntungan dari kunjungan tamu-tamu dari luar daerah itu bisa langsung dirasakan oleh masyarakat kita. Mulai dari penginapan, kuliner, hingga oleh-oleh,” jelas Idah.

Ini juga merupakan momentum emas Gorontalo dalam rangka mempromosikan potensi potensi pariwisata, “Tentunya dengan acara sebesar ini, Gorontalo akan semakin dikenal luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Wagub Idah juga berharap PENAS Tani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo menjadi ajang tukar informasi dan inovasi bagaiamana kiat kiat dalam meningkatkan produksi pertanian dan perikanan dimasing masing daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *