KABGOR – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, mengimbau seluruh Kelompok Penerima Manfaat (KPM) untuk memanfaatkan bantuan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) secara bijak. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri penyaluran bantuan beras kepada 212 KPM di Desa Tinelo, Rabu (24/9/2026).
Zulfikar mengingatkan agar beras bantuan yang disalurkan guna menekan dampak lonjakan harga kebutuhan pokok tersebut tidak diperjualbelikan.
”Bantuan ini diterima dengan baik dan tidak untuk diperjualbelikan. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga,” ujar Zulfikar di hadapan warga.
Sebagai langkah lanjutan pengawasan dan pengendalian inflasi daerah, pihak legislatif telah berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah hingga tingkatan kecamatan. Langkah konkret yang disiapkan mencakup penyelenggaraan operasi pasar murah dan penyediaan subsidi bahan pokok di sejumlah pasar sentral, seperti Pasar Telaga, Limboto, Tibawa, hingga Bongomeme.
Dalam kesempatan tersebut, Zulfikar menekankan posisi strategis DPRD sebagai penyambung aspirasi rakyat. Ia mendorong masyarakat, khususnya warga Desa Tinelo dan Kecamatan Telaga Biru, untuk tak ragu menyampaikan aspirasi dan kebutuhan daerah melalui wakil rakyat mereka di parlemen.
Soroti Kebutuhan Stok Darah
Tak hanya fokus pada isu ketahanan pangan, Zulfikar yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo menyoroti tingginya kebutuhan darah di wilayahnya. Menurutnya, pasokan darah yang dibutuhkan mencapai 1.200 kantong setiap bulannya untuk menunjang layanan kesehatan emergency.
Menanggapi kebutuhan tersebut, ia mengapresiasi kolaborasi antara Generasi Baru Indonesia (GenBI) dan UTD Kota Gorontalo yang menggelar aksi donor darah dengan target sebanyak mungkin.
Ia berharap aksi kemanusiaan semacam ini terus digalakkan untuk membantu pasien medis darurat serta ibu hamil yang membutuhkan penanganan cepat. (*)











