Gelar Rembuk Madya, KTNA Gorontalo Ingin Penas XVII Sukses

131
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

RG.News – KTNA Provinsi Gorontalo langsung tancap gas jelang Penas XVII Gorontalo, meski kegiatan inti baru akan dimulai tanggal 20 hingga 25 Juni 2026 nanti dalam Rembuk Madya.

Rembuk Madya KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) ini digelar di Hotel Elisabet, Kamis (18/6/2026) dipimpin langsung Ketua KTNA Provinsi Gorontalo Arjun Mongulaigo.

Arjun tak sendiri, dalam Rembuk itu dirinya didampingi Sekretaris dan jajaran KTNA Gorontalo dan juga dihadiri para unsur KTNA seluruh Indonesia

Arjun mengatakan, pertemuan membahas tentang suasana, kegiatan hingga kondisi dalam Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026 yang digelar kali ini secara internal KTNA.

” Didalam membahas tentang mekanisme kerja kepanitiaan Penas dari KTNA sendiri. Hingga kordinator-kordinator di setiap bidang,” ungkap Arjun.

Soal status pengurus juga dibahas disini kata Arjun. Mengevaluasi tentang pengurus juga, berapa yang aktif ada juga yang tidak aktif, termasuk juga solidaritas bersama, antara sesama pengurus, dalam Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026.

” Tentunya, kita sangat mengapresiasi kepada Pemerintahan Provinsi Gorontalo, serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo, atas kerja keras dalam menyiapkan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026,” Katanya.

Apalagi ditengah kondisi bangsa dan GEO politik yang lagi belum normal namun kegiatan Akbar ini bisa terlaksana dengan baik sampai detik ini.

” Harapannya, kebersamaan ini terus terjaga, sampai pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan ke-XVII Tahun 2026 berakhir dan terbilang sukses,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *