CHIANG RAI (RGNEWS.COM) – 4 (empat) Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Gorontalo (Unigo) yang tengah menempuh studi doktoral di FKM Universitas Hasanuddin berpartisipasi dalam The 56th Asia Pacific Academic Consortium for Public Health (APACPH) Conference 2025 di Mae Fah Luang University, Chiang Rai, Thailand, pada 4–7 November 2025.
Keempatnya, Franning Deisi Badu, S.KM.,M.Kes, Lisa Djafar, S.KM.,M.Kes, Yeni Paramata, S.KM.,M.Kes dan Sri Zeineke Ibrahim, S.KM.,M.Kes.
Konferensi internasional yang mengusung tema “Public Health Challenges in a Disruptive World” ini menjadi wadah penting bagi para akademisi dan praktisi kesehatan masyarakat untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring global, serta membangun kolaborasi lintas negara menghadapi tantangan kesehatan di era disrupsi.
Partisipasi dosen FKM Unigo dalam forum bergengsi tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata akademisi daerah dalam memperkuat eksistensi dan peran perguruan tinggi Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat dan kebijakan berbasis riset.
Keempat dosen turut memaparkan paper ilmiah mereka di forum besar tersebut.
Berikut judul paper ilmiah yang dipaparkan.
Integrating Behavioral and Structural Theories Blood Pressure Control : A Systematic Review Theory Guided Interventions oleh Franing Deisi Badu
Rodent Control (Rats) Associatied with Leptospirosis : Systematic Review oleh Lisa Djafar
Cardiovascular Disease Risk Prediction Models in South and Southeast Asian : Accuracy and Challenges from A Literature Synthesis oleh Yeni Paramata
Interventions Local Food for Malnutrition In Children Under Five : A Systematic Literature Review oleh Sri Zeineke Ibrahim. (*)











