KABGOR – Hingga jelang dini hari, Minggu (02/11/25), peserta PSN (Peran Saka Nasional) 2025 terus berdatangan.
Mereka rata-rata kontingen yang masuk lewat jalur darat. Mereka masuk hampir bersamaan sejak pukul 3 dini hari hingga jelang subuh.
Hingga mentari mulai muncul. Terlihat 1 Bis masuk Gorontalo, salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Tercatat pagi itu mereka ada dari Mamuju Utara, Kotamobagu, Donggala, Donggala, Bolmong Selatan dan 1 daerah lagi dari provinsi seberang barat Gorontalo.
Mereka memilih istrahat di gedung Kasmat Lahay tempat screaning peserta sekaligus registrasi. Beberapa diantaranya memilih tidur dikenderaannya bahkan terlihat ada yang menggelar tenda atau hamuk dihalaman gedung.
Dipagi buta itu, usai subuh, tampak Sekda Sugondo Makmur datang menemui mereka, Menyapa hingga sempat berbincang lama dengan peserta PSN. Mereka yakni para pembina senior di Pramuka asal mereka.
” Tiba jam berapa, berapa anggota tim. Terus istrahat disini untuk sementara bagaimana. Di ke Pramukaan begini semua harus dinikmati.” Ujar Sekda beberapa kalimat menanyakan keadaan tamu.
Sekda pun sebagai tuan rumah yang baik, juga mempersilahkan beberapa ruangan kamar mandi untuk digunakan. Mumpung libur kerja, kamar mandi silahkan digunakan. Gedung registrasi Kasmat kebetulan dekat dengan kantor Pemda.
Apa yang dilakukan Sekda karena melihat antrian panjang para tamu kontingen dikamar mandi gedung kasmat yang cukup ramai.
” Coba panggil dulu Satpol, minta tolong untuk mengarahkan ke kamar mandi yang ada dikantor,” ujar Sekda.
Alhasil suasana pagi itu terlihat’ mulai ramai. Sambil menunggu tim kesehatan dan panitia registrasi datang, peserta memilih duduk duduk bercerita, ada juga yang keluar gedung mencari sarapan pagi diseputaran gedung kasmat. (*)











