- Editor : Sahril Rasid
- Kontributor : Awaludin
GORONTALO (RG.COM) – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Pudji Prasetijanto Hadi menyerahkan jenazah korban longsor tambang emas Suwawa Timur kepada pihak keluarga.
Penyerahan jenazah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo, sebagai bentuk perhatian dan penghormatan dari jajaran Polda Gorontalo terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan.
Kapolda Gorontalo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban
“ Polda Gorontalo menyatakan duka mendalam, serta akan memberikan pendampingan dan bantuan yang diperlukan kepada keluarga korban,’ ujar Kapolda Irjen Pol Drs Pudji Prasetijanto Hadi
Sementara itu dari 27 jenasah yang ditemukan meninggal dunia tertimbun longsor di tambang emas Kecamatan Suwawa Timur, sudah 26 orang jenasah yang berhasil diidentifikasi.
Tinggal 1 jenasah yang sementara dalam proses identifikasi petugas -Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri dan Inafis Polda Gorontalo
Yang terbaru Sabtu (13/7/2024) petugas berhasil mengidentifikasi salah satu korban longsor yakni almarhum Joni Husain, warga desa Boidu, Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango.
Ini seperti terungkap saat konferensi pers, yang dihadiri langsung oleh Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Pol drg.Ahmad Fauzi M.M., GDFO, Sp.OF., Subsp, IOF (K), Kabid Dokkes Polda Gorontalo Kombes Pol drg. Moch Toto Sugiharto, SpBM (K) TMF-TMJ, MARS.,
Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas Polda Gorontalo Kompol. Heny M. Rahayu, S.H., M.H., tim Inafis Polda Gorontalo, mewakili Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.
Serta keluarga korban yang juga turut menyaksikan. Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi M.M., GDFO, Sp.OF., Subsp, IOF (K),
Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas Polda Gorontalo, Kompol. Heny M Rahayu, mengatakan dengan total 27 korban meninggal dunia yang telah diterima, 26 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.
Satu jenazah laki-laki masih belum teridentifikasi, dan upaya identifikasi masih terus dilakukan oleh tim DVI dan Inafis.
“saat ini, tim DVI Puskodokes Polri bersama Tim Inafis Polda Gorontalo masih terus melakukan upaya identifikasi kepada korban yang belum diketahui identitasnya, untuk memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga korban di tengah duka yang mendalam,” tuturnya*****











