HeadlinesProvinsi Gorontalo

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya Katakan Golput dan Money Politik Perbuatan Tercela

321
×

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya Katakan Golput dan Money Politik Perbuatan Tercela

Sebarkan artikel ini
Penjabat gubernur Gorontalo Ismail Pakaya didampingi Kaban Kesbangpol Provinsi Gorontalo Imran Bali saat membuka sosialsiasi pemilih pemula Jumat 15/12/2023) photo kominfotik

Penulis : SahrIL Rasid

GORONTALO (RG.COM)—Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya menegaskan pemilih pemulah khususnya dari kalangan pelajar dan mahasiswa untuk menggunakan hak suaranya di pemilu nanti.

“ Untuk pertama kali dan seterusnya kalian diberi hak untuk menentukan siapa siapa saja wakil rakyat di DPR-hingga DPR RI,” tegas Penjagub Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Jumat 15/12/2023) kemarin saat membuka kegiatan sosialisasi pemilu yang dilaksanakan Kesbangpol Provinsi Gorontalo.

Penjagub Ismail Pakaya menegaskan siswa dan mahasiswa yang baru tahun ini memilih merupakan penentu nasib bangsa ini ke depan.

Kata Ismail Pakaya, siswa dan mahasiswa pemili pemula tahun 2024 dan seterusnya telah diberihak untuk memilih siapa siapa yang akan memimpin daerah dan negara ini.

“Pilihan kalian itu akan menentukan nasib pengelolaan daerah dan bangsa ini ke depan” , kata Ismail Pakaya.’

Pj Gubernur Gorontalo  memang diundang khusus untuk membuka Sosialisasi Pendidikan Politik terhadap Peran dan Partisipasi Kaum Muda dalam Pesta Demokrasi 2024. Sosialisasi yang diselenggarakan di resto Roemah Marly, Jumat, (15/12/2023)

Sosialisasi Pendidikan tersebut dilakukan pemerintah provinsi Gorontalo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta KPU dan Bawaslu Provinsi yang melibatkan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Gorontalo (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO).

“Sebelum KPU dan Bawaslu menyampaikan meterinya, saya hanya ingin menekankan kepada adik adik sekalian untuk menggunakan hak pilihnya di 2024 nanti. Intinya jangan ada yang Golput. Kalau bisa kalian harus jadi corong di masyarakat, jadi contoh bagaimana menjadi pemilih yang cerdas,” ujar Ismail lagi.

Pemeirntah Provinsi Gorontalo melalui Badan Kesbangpol memang giat melakukan sosialisasi Pemilu kepada masyarakat terlebih khusus kepada pemili pemula dijajaran siswa dan mahasiswa,

Oleh sebab itu, menurutnya mahasiwa atau pelajar yang sudah punya hak pilih seharusnya paham dengan aturan politik yang dikeluarkan KPU maupun Bawaslu.

“ Sekali lagi datang ke TPS dan tentukan pilihan. Jangan ada yang Golput,dan bantu bawaslu mencegah money politik atau berpolitik uang merusak tatanan demokrasi Indonesia..

“ Saya tidak setuju dengan prinsip terima saja uangnya, tapi jangan pilih orangnya (caleg atau paslon). Jangan seperti itu, berpolitik  itu Tindakan tercela,” tegas gubernur.

Siapa yang menerima uang agar memilih calon tertentu menurut saya p[erbuatan tercela. Karena itu eperti menukar nasib bangsa  lima tahun ke depan,ironisnya uang yang diberikan tidak seberapa” tegasnya.

Ismail Pakaya yang sampai saat ini tercatat Staf Ahli Kemenaker RI ini juga mengajak pemilih pemula harus bertindak secara selektif dalam memimilih pemimpin, jangan hanya terbawa arus atau euforia sesaat.

“ Pilihlah pemimipin yang memiliki kapabilitas, mampu membawa aspirasi masyarakat, dan akomodatif dalam memjawab tantangan <’ tegas Penjagub.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Provinsi Gorontalo Imran Bali yang diwawancarai Rakyat Gorontalo.Com mengakui kesbangpol Provinsi Gorontalo berusaha mengambil peran membantu KPU dan Bawaslu terkait dengan sosialisasi pemilu.

Diakui Kaban Kesbangpol Provinsi Gorontalo Imran Bali sosialisasi pemiku menjadi penting agar masyarakat  secara sadar dan terpanggil untuk mensukseskan pemilu 2024 akan dating.

Tampil  sebagai narasumber dari pihak KPU Provinsi Gorontalo Fadliyanto Koem, dan perwakilan Bawaslu Provinsi Gorontalo, serta Kepala Badan Kesbangpol Imran Bali.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *