GORONTALO (RAGORO) – Kini Rachmat Gobel benar-benar sudah berada di panggung politik nasional. Putra Gorontalo bergelar ‘Ti Bulilango Hunggia’ ini masuk dalam daftar Calon Presiden (Capres) Nasdem. Untuk itu dia berhak menyandang gelar sebagai Matahari Dari Timur. Bayangkan dari 5 kader Nasdem hanya Rachmat yang mendapat dukungan dari 14 DPW. Rachmat tidak hanya didukung oleh DPW dari Wilayah Timur tetapi juga dari wilayah lain. Hebatnya lagi beberapa DPW dari Pulau Jawa seperti Jatim, Yogyakarta juga memberikan suara pada Rachmat Gobel, termasuk Sumatera Selatan dan Maluku.
Dukungan daerah-daerah ini jelas tanpa loby karena sosok yang satu ini tak suka melakukan politik buju-buju. Apa yang terjadi pada Rakernas Nasdem sungguh membuat warga Gorontalo harap-harap cemas. Mereka berharap minimal nama Rachmat muncul sebagai Cawapres, karena mereka tahu ada sederet nama besar yang akan dijagokan Nasdem, seperti Ganjar, Anies dan Prabowo. Tetapi ternyata nama Rachmat Gobel juga muncul sebagai Capres dari interen Partai Nasdem. Dengan posisi ini, RG bisa menjadi Cawapres apakah mendampingi Anies atau Ganjar. Namun jika Gubernur DKI itu menjadi Capres dan kemudian pasangannya adalah Rachmat, maka Anis memang berjodoh dengan putra Gorontalo, karena dulu ketika maju di Pilgub, dia didampingi oleh Sandiaga Uno dan menang.
Sementara itu, Mikson Yapanto ketika dihubungi tadi malam nampak sangat bangga. Dengan berbunga bunga mengatakan, dukungan dari sejumlah daerah menandakan kalau RG sudah punya kelas sebagai Capres dan Partai Nasdem sudah percaya diri menawarkan kadernya. Tidak hanya itu, selain Surya Paloh sebagai Ketum Nasdem juga punya orang kedua yang dianggap layak dicapreskan. Munculnya nama Rachmat menunjukan lahirnya kader baru yang bisa menjaga marwah partai.
RACHMAD GOBEL TIDAK MASUK 3 BESAR CAPRES NASDEM
NasDem mengumumkan tiga nama bakal calon presiden Pemilu 2024, yakni Anies Baswedan, Jenderal Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo. PKB menyebut pengumuman itu sebuah kejutan.”Kejutan luar biasa! Tiga nama yang diputuskan tidak satu pun kader internal Partai NasDem. Bahkan ada nama kader partai lain. Kami hargai proses musyawarah demokratis,” ucap Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid saat dihubungi, Jumat (17/6/2022).
Diketahui, Anies Baswedan merupakan nonpartai yang saat ini menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ganjar Pranowo adalah kader PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Sedangkan Jenderal Andika merupakan Panglima TNI.
Jazilul menilai NasDem tidak bisa mengusung capres sendirian. Dia mengatakan jumlah kursi NasDem masih kurang untuk melampaui syarat ambang batas presiden atau
“Kalau NasDem gagal membangun koalisi alias jomblo, tiga nama yang diputuskan gagal di tengah jalan,” ucapnya.
Sebelum mengumumkan ketiga nama tersebut, Surya Paloh menegaskan tiga nama terpilih ini merupakan amanah rakernas. Nama-nama tersebut akan menjadi bakal capres NasDem pada Pilpres 2024 nanti.”Tiga nama ini adalah pilihan Saudara, saya harus ingatkan tidak ada yang kurang nilainya sama di mata DPP, kualifikasinya sama,” tuturnya.Ketua SC Rakernas NasDem Prananda menambahkan tiga figur yang menjadi usulan terbanyak dari usulan DPW sudah memenuhi kriteria bakal capres yang diinginkan Surya Paloh. Termasuk sudah sesuai dengan persyaratan bakal capres NasDem.”Tiga nama itu tentu sudah sesuai kriteria yang diinginkan Ketua Umum. Dan memenuhi persyaratan yang diajukan Partai NasDem,” jelasnya.
Sebelumnya ada 5 kandidat calon presiden yagn masuk dalam daftar. Dan terdapat Rachmad Gobel, namun setelah dikerucutkan nama Rachmad Gobel tidak masuk dalam daftar 3 besar. Dari tiga nama ini kemungkinan nantinya calon presiden Dari nasdem akan menjadi satu calon. (dtc/ragoro)











