Kapolda Gorontalo : Wartawan Berperan Memperbaiki Kinerja Polisi

501
ADV
10
 KAPOLDA Gorontalo, Irjen Pol Akhmad Wiyagus saat kegiatan Halal Bi Halal dengan insan pers. (foto/istimewa)

GORONTALO (RAGORO) – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, mengatakan bahwa keberadaan insan pers sangat memberikan kontribusi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta ikut andil dalam penanganan Covid-19. Hal tersebut disampaikan Kapolda Gorontalo saat acara Halal Bi Halal dengan insan pers di lobby Presisi Polda Gorontalo, Senin (30/5/2022). “selama ini saya merasa keberadaan rekan-rekan wartawan sangat memberikan kontribusi dalam membantu tugas-tugas kepolisian, khususnya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Gorontalo,” ungkap Wiyagus.

Kapolda mengakui informasi diberikan oleh wartawan menunjukkan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri, melainkan butuh peran serta masyarakat termasuk rekan-rekan wartawan. “terima kasih untuk kontribusinya selama ini,” ucap Jenderal Bintang Dua itu. Kapolda juga mengatakan apa pun yang ditulis oleh insan wartawan adalah bagian untuk memperbaiki kinerja institusi kepolisian. “jika ada informasi pemberitaan dari wartawan tentang perilaku oknum anggota Polri, tentunya sangat membantu dalam memperbaiki kinerja Polri khususnya Polda Gorontalo, laporan apapun yang disampaikan ke saya, pasti akan langsung saya tindaklanjuti,” terangnya.

Pada momen Halal Bi Halal itu, Kapolda Wiyagus juga menyampaikan permohonan maaf atas perilaku beberapa perilaku oknum anggota Polri yang tidak terpuji selama ini. Secara moral, Kapolda mengaku bertanggung jawab atas perilaku lebih kurang 4.000 personel jajaran Polda Gorontalo. Tentunya dalam pelaksanaan tugas selama ini, ada ulah beberapa oknum anggota yang tidak terpuji, sehingga itu, dipenghujung bulan Syawal ini, Kapolda menyampaikan permohonan maaf. “saya mohon maaf jika ada perilaku anggota Polda yang tidak terpuji dan menyalahi aturan, saya telah memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku terhadap oknum anggota yang menciderai nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya serta mencoreng citra organisasi,” tutur Alumnus Akpol 1989 ini. Pada acara Halal Bi Halal itu, hadir Dir Intelkam, Dir Binmas, Kabid Humas dan Kabid Propam. Usai memberikan arahan Kapolda Wiyagus memberikan kesempatan kepada para insan pers untuk berdiskusi terutama dalam melihat fenomena tingginya jumlah penganiayaan serta peran pers yang sangat strategis dalam penerapan restorastice justice. (LaAwal-46)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *