GORONTALO (RAGORO) – Dalam rangka menyamakan persepsi dan pola tindak dalam mengantisipasi kegiatan masyarakat pada perayaan Idul Fitri 1443 Hijrah, Polda Gorontalo bersama jajaran Forkopimda menggelar rapat koordinasi lintas sektoral.
Kegiatan yang berlangsung diruang vicon Polda Gorontalo itu dihadiri langsung Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, Wakapolda Gorontalo, Danrem 133/NWB, Sekda Provinsi Gorontalo, PJU Polda Gorontalo, Forkopimda Provinsi Gorontalo, dan Kapolres Jajaran melalui zoom meeting.
Kapolda Wiyagus menjelaskan tentang kesiapan Polda dan Polres jajaran dalam pengamanan Idul Fitri 1443 H. “selama dua tahun ini terjadi pembatasan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri akibat Covid-19, untuk tahun ini pemerintah telah memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk merayakannya, tentu ini harus diantisipasi pengamanannya, agar aman dan sehat, dan Polda Gorontalo sudah siap untuk itu dengan operasi Ketupat Otanaha 2022, mulai 28 April hingga 9 Mei 2022,” kata Wiyagus.
Pada kesempatan itu, Kapolda Wiyagus juga memaparkan berbagai permasalahan serta kerawanan- kerawanan yang perlu diantisipasi. “dalam pengamanan Idul Fitri 1443 Hijrah ini, kita bangun 32 posko baik posko pengamanan, posko pelayanan maupun posko terpadu dengan melibatkan 1.907 personel gabungan yang terdiri dari 1.091 Polri, 178 TNI dan instansi terkait 638 orang,” jelasnya.
Kapolda menegaskan siap mendukung Pemda dalam pengamanan Idul Fitri 1443 Hijriah. “kami TNI-POLRI siap membantu dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran tahun 2022 agar aman dan sehat,” kata Jenderal Bintang dua ini.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie memberikan apresiasi terhadap aparat keamanan TNI dan Polri yang mampu menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Gorontalo tetap aman dan kondusif. (awal-46)











