GORUT (RAGORO) – Empat hari terakhir, terhitung sejak Senin (14/3), Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) tengah gencar-gencarnya meningkatkan kedisiplinan kerja pegawai di daerah itu.
Dan kaitan dengan meningkatkan kedisiplinan pegawai, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gorut, telah diperintahkan untuk menggelar apel di setiap hari kerja, baik apel pagi maupun apel sore.
Soal kedisiplinan ini, Wakil Bupati Gorontalo Utara (Wabup Gorut), Thariq Modanggu kembali menyerukan di hadapan ASN maupun PTT di lingkungan Kecamatan Biau, saat bertindak sebagai pembina apel korpri di Kantor Camat Biau, Kamis (17/3) pagi kemarin.
“Pada kesempatan ini, pemerintah daerah sedang memulai untuk meningkatkan kedisiplinan, sudah 3 hari terakhir ini, walaupun baru perintah lisan yang saya sampaikan selaku wakil Bupati yang telah diberi amanah oleh Menteri Dalam Negeri dan Gubernur untuk melanjutkan melaksanakan tugas sebagai Bupati,” tutur Thariq di hadapan peserta apel korpri tersebut.
Thariq mengatakan, soal dirinya yang saat ini melaksanakan tugas-tugas bupati, itu merupakan perintah undang-undang. “Ini saya sampaikan lebih awal, jadi tetap sebagai wakil Bupati, tidak ada istilah Plh, Plt, karena wakil Bupati itu melekat secara undangan-undang.
Apabila Bupati, Gubernur, maupun Walikota meninggal, ada wakil yang langsung melaksanakan tugas-tugas sebagai kepala daerah,” terangnya.
Untuk itu, pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk penghormatan, Thariq mengajak semua peserta apel korpri untuk sama-sama berdoa kepada Almarhum Indra Yasin.
“Sebagai takzim kita kepada beliau almarhum, mari kita mulai apel ini dengan bersama-sama dengan membacakan basmalah dan dilanjutkan dengan al-fatihah,” ajak Thariq.
Ia menjelaskan, untuk penerapan apel kerja tersebut, sebelumnya dirinya telah memerintahkan pihak Satpol PP dan Kebakaran, untuk mulai menegakkan disiplin apel pagi, apel sore, dan absensinya langsung dijemput oleh petugas satpol pada 08.15 Wita.
“Alhamdulillah sudah jalan tiga hari ini, blok plan sudah ramai, tidak seperti sebelumnya ada yang datang jam 9, jam 10, dan jam 11, lalu honor maupun TPP yang diterima pada akhirnya pembayarannya sama. Itu yang tidak boleh berlaku lagi,” imbuhnya.
Untuk itu, Ia berharap, penegakan disiplin seperti itu, juga berlaku di seluruh kecamatan yang ada di daerah itu.
“Karena itu kami telah menginstruksikan kepada intel-intel satpol yang ada di seluruh kecamatan untuk melakukan hal yang sama. Ini kami tegaskan kepada kita semua,” tukasnya.
Bahkan, Rabu (16/3), dirinya telah memerintahkan kepada BKPP dan juga Bagian Organisasi untuk membuat instruksi tertulis, terkait dengan dua hal. “Pertama, disiplin kehadiran dan juga kinerja.
Kinerja itu ditandai oleh laporan kegiatan harian. Jadi, di samping daftar hadir, juga kegiatan setiap hari setiap Aparatur Sipil Negera (ASN) harus jelas,” ungkapnya.
Thariq menyebut, apa yang dilakukannya ini, adalah bagian dari janji ‘IQRA’ salah satunya mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan.
“Oleh sebab itu kami berharap ini kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan enjoy. Kita nikmati ini, artinya kita laksanakan dengan penuh ketulusan,” tandasnya. (RG-56)











