GORONTALO (RAGORO) – Paling lambat bulan Maret, Kabgor sudah punya Sekda definitif. Begitu kata Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo kemarin. Siapa yang akan menjadi Sekda nanti, Nelson menegaskan kalau Kabupaten Gorontalo punya banyak kader hebat. Namun begitu bisa juga dari luar yang akan jadi Sekda menggantikan Hadijah Tayeb.
“namanya saja job bidding, jadi orang luar bisa ikut seleksi,” kata Bupati. Hadijah sendiri kini ditunjuk menjadi Kadis PTSP, dan untuk beberapa bulan ke depan Hadijah masih merangkap sebagai Plt Sekda. Nelson mengatakan dia harus melakukan regenerasi karena 2023, Hadijah sudah pensiun dan dia sendiri pada 2024 sudah akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati. Makanya regenerasi ini harus dilakukan secepatnya.
Menariknya, biasanya mantan-mantan Sekda ditarik ke Provinsi, tetapi Hadijah tetap berada di Kabgor dan menjadi Kadis. Bagi Hadijah ini soal pengabdian karena itu tak penting soal jabatan. Dia memang pernah diminta Gubernur, tetapi dia ingin mengabdi di Kabupaten Gorontalo sampai masa pensiunnya tiba.
Menurut dia, sekarang waktu yang tepat untuk mengganti Sekda, karena kasian kalau pergantian Sekda baru dilaksanakan pada 2023, dimana pada saat itu suasana politik sudah mulai hiruk pikuk. Kasian Sekda yang baru, bayangkan dia baru saja mau beradaptasi, sudah disibukkan dengan Pemilu. “makanya saya minta ke Pak Bupati agar penggantian Sekda ini harus dari sekarang agar Sekda yang baru punya waktu yang cukup untuk menguasai tugas-tugasnya,” ujarnya.
Meskipun nanti ada Plt Bupati, namun yang mengendalikan ASN tetaplah Sekda. Bayangkan kalau Sekdanya belum punya pengalaman, pasti pemerintahan akan kacau balau selama tahapan Pileg dan Pilkada nanti. Jadi kata Hadijah lagi, dia akan tetap membantu Sekda yang baru. Soal Bupati, Hadijah mengatakan kalau selama tak ada gesekan, hubungan kerja dengan Bupati dangat baik dan Bupati sangat menghargai telaah-telaah yang diberikannya atas kebijakan dan perintah Bupati. (awal-46)











