Guru PAUD tak Lagi Ditanggung Desa?

447
ADV
10
Kegiatan reses perseorangan yang dilaksanakan anggota tim dapil VI kabupaten Boalemo-Pohuwato, Sri Masri Sumuri, bersama masyarakat desa Motolohu kecamatan Randangan. (foto: ain/hms)

RANDANGAN (RG) – Pembentukan jati diri dan kepribadian manusia, diasah sejak mereka duduk di bangku pendidikan dasar, seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Namun sayang, kesejahteraan para guru PAUD, seperti di kecamatan Randangan kabupaten Pohuwato, kini menggantung. Karena diduga tidak lagi dianggarkan melalui desa di wilayahnya masing-masing.
Hal itu menjadi keluhan para guru PAUD kepada anggota tim dapil VI kabupaten Boalemo-Pohuwato, Sri Masri Sumuri, saat melaksanakan reses di desa Motolahu kecamatan Randangan. Sehingga, para guru PAUD ini berharap, ada solusi dari Sri Masri Sumuri yang bisa diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Gorontalo. Pada kesempatan tersebut, turut bergema pula pertanyaan, terkait nasib para honorer. Yang kabarnya akan ditiadakan, alias tidak ada lagi perekrutannya oleh pemerintah, per tahun 2023 mendatang. (ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *