KotagorPemkot

Lalai Prokes, Naik Level II PPKM Covid-19

168
×

Lalai Prokes, Naik Level II PPKM Covid-19

Sebarkan artikel ini
Marten A. Taha saat memberikan penjelasan kepada awak media (Foto Dok RG).

PEMKOT (RAGORO)– Kasus aktif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kembali mengalami kenaikan. Guna mengantisipasi lonjakan kasus aktif yang drastis, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan instruksi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bagi seluruh daerah.PPKM dibagi dalam tiga level, yaitu level I, II, dan III. Penerapan level berdasarkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Dikota Gorontalo sendiri, pemerintah setempat diinstruksikan menerapkan PPKM level II.

Instruksi ini pun langsung ditindak lanjuti Walikota Gorontalo Marten A. Taha, dengan cara menerbitkan surat edaran yang bernomor 200/Kesbangpol/243/2022 tentang pengetatan serta penegakkan disiplin Prokes dalam rangka upaya memutus rantai penyebaran dan pengendalian Covid-19 diwilayah hukum Kota Gorontalo. Dari 17 poin yang termuat dalam surat edaran yang mulai diberlakukan sejak 1 Februari 2022 itu, terdapat beberapa poin penting, diantaranya waktu beroperasi mall dan pusat perdagangan hanya sampai pukul 21.00 Wita. Sedangkan, rumah makan, restoran, cafe, warteg, dan lain sebagainya, waktu beroperasi hanya sampai pukul 22.00 Wita. “Terus para pengunjung dibatasi, yakni 50 persen dari kapasitas tempat usaha.

Dan para pengunjung juga diwajibkan untuk menunjukan kartu vaksin serta diperkektat dengan pengawasan prokes, terutama penggunaan masker, “ucap Walikota Gorontalo, Marten A. Taha. Selain tempat usaha, PPKM juga diberlakukan ditempat-tempat ibadah, seperti masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya. Dimana, pengurus tempat ibadah diminta untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Marten mengatakan, penerapan PPKM level II di Kota Gorontalo akan dilaksanakan sebagaimana yang diinstruksikan oleh Kemendagri. Ia berharap, seluruh elemen masyarakat dapat mendukung Pemerintah Kota Gorontalo dalam menerapkan PPKM level II tersebut.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *