Kesan-Pesan Marten Selama di Manado

549
ADV
10
Walikota Marten A. Taha dalam sambutan pada acara silaturahmi IKA HPMIH di Manado, Senin (24/1, Foto PKP) malam.

MANADO (RAGORO)- Walikota Gorontalo Marten A. Taha punya kesan dan pesan selama di Manado. Secara singkat Walikota Dua Periode tersebut benceritakan, dirinya datang ke Manado dalam rangka menuntut ilmu. Dirinya datang di Manado tahun 1977.

“Saya datang kesisni menuntut ilmu disini. Saya pulang ke Gorontalo ditahun 2021, dan kurang lebih 20 tahun merantau menutup ilmu, dan jarang pulang.

Makanya saya di kenal orang tersebut adalah orang Manado, “ujar Marten dalam forum agenda silaturahmi Ikatan Alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (IKA-HPMIG) dengan masyarakat Manado, Senin (24/1/22) malam.

Lanjut, ditahun 1997 kata Marten, dirinya mewkili legislatif sebagai anggota dewan dapil Provinsi Sulawesi Utara, bukan saja di Gorontalo, melainkan berada di Manado. Dalam ariant, masuk daftar calek (calon legislatif) pada saat itu bukan dari Gorontalo melainkan dari Manado.

Sehinnga sudah lebih kenal orang-orang di Manado. “Banyak Kesan Pesan, Saya aktif di Organisasi HPMIG dan akif di organisasi HMI. Dalam artian secara pararel saya aktif di HPMIG, “ucapnya.

Olehnya, pada kesempatan itu tedirinya sangat gembira, kagum serta terharu atas kegiatan Tour de Moladu (Tour ke Manado) ini. Sebab menurut orang nomor satu di Kota Gorontalo tersebut, acara ini sangat spektakuler dan luar biasa.

“Sangatlah sulit mempertemukan orang-orang yang begitu banyak, apalagi dengan kesibukan pekerjaan serta aktivitas masing-masing. Apalagi kegiatannya ini di luar Gorontalo, sulit memang untuk kita bayangkan agar bisa menyatukan waktu yang sama, bahkan di tempat yang sama pula. Dengan dibentuknya silaturahmi IKA HPMIG kali ini, dan ini sangatlah luar biasa, “tambah Marten.

Bagi Marten, kegiatan ini adalah kegiatan yang mengagumkan bagi IKA HPMIG, karena tidak mudah untuk mengkoordinir dan bisa menyatukan semuanya.

Tapi, oleh IKA HPMIG semuanya bisa terlaksanakan. “Ini yang menjadi suatu kekaguman saya dalam kegiatan ini, “ungkap Marten dengan rasa terharu.

Selain itu Marten menuturkan, walaupun semua yang hadir beragam mulai dari strata, umur, pekerjaan, profesi dan lain sebagainya, akan tetapi dalam kegiatan ini semua menjadi sama dan kompak.

“Tidak ada namanya pak bupati, tidak ada Walikota, dokter, dan lain sebagainya. Semuanya sama, maka dengan kebersamaan ini dapat menimbulkan kekompakan di antara kita, “tandas Marten.

Diketahui pula agenda silaturahmi Ikatan Alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (IKA-HPMIG) dengan masyarakat Manado dirangkaikan dengan peringatan Hari Patriotik 23 Januari yang ke 80.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *