GORONTALO (RAGORO) – “beliau adalah maestro-maestro kebudayaan yang layak untuk jadi panutan”. Itulah kalimat yang terlontar dari sosok Bupati Kabupaten Gorontalo, Profesor Nelson Pomalingo yang cukup kaget dan merasa kehilangan atas berpulangnya almarhum Abdul Wahab Lihu, Bate Lo Limutu.
Pemerintah pun menghaturkan rasa bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya tokoh panutan, tokoh Adat Kabupaten Gorontalo, Abdul Wahab Lihu.
“pertama kami turut berbela sungkawa mendalam atas meninggalnya almarhum, atas nama pribadi, keluarga, maupun pemerintah kabupaten Gorontalo, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” ucap Nelson.
Bupati Kabgor, Nelson Pomalingo mengaku sangat mengenal baik sosok A.W. Lihu yang mana semasa hidup almarhum benar-benar mendedikasikan diri mengabdi untuk budaya dan adat Gorontalo.
Bahkan menurut Nelson, A.W. Lihu telah memberikan gambaran jelas tentang ke-adatan dan tata budaya, sehingga dapat diadopsi dengan mudah oleh generasi saat ini.
“bahkan beliau menjadi rujukan untuk bertanya tentang adat, oleh karena itu, saya berharap ini menjadi cermin bagi kita terutama lembaga adat untuk tetap melestarikan apa yang beliau buat, karakter dan jiwanya luar biasa, semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” tutur Nelson.
Untuk diketahui, almarhum Abdul Wahab Lihu meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. M. Dunda Limboto, Rabu (19/1), dan akan dikebumikan hari ini, Kamis pukul 09.00 Wita pagi. (rg-53)











