Komisi II DPRD meminta pemerintah menata dengan bagus kawasan Pasar Kuliner Limboto di Kelurahan Bolihuangga yang saat ini kondisinya memprihatinkan.
Pasar Kuliner Limboto dibangun sebagai pusat jual beli makanan lokal bagi masyarakat yang melintasi jalan Trans Sulawesi. Namun seiring berjalannya waktu, tempat tersebut kini sudah tidak terawat.
“Baru-baru ini setelah Komisi II DPRD melakukan kunjungan lapangan datang para pedagang kuliner. Kami tegaskan, tempat itu perlu ditata ulang. Pemerintah harus turun tangan,” kata Ketua Komisi II, Ali Polapa
Ia mengatakan, Pasar Kuliner Limboto merupakan aset Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang harus difungsikan dengan baik, karena dibangun mengeluarkan anggaran yang cukup besar.
“Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) harus mengevaluasi Pasar Kuliner Limboto untuk bagaimana kembali ditata baik.
Pasar Kuliner Limboto adalah tempat makan, bukan tempat tinggal, punya dapur dan lain-lain. Dampaknya terlihat jorok,” tutur Ali.
Ali juga mengingatkan kepada para pedagang yang menunggak pembayaran beberapa bulan di lokasi tersebut agar segera melunasi kewajiban retribusi bangunan.
Hal itu bertujuan untuk menghindari pembengkakan biaya retribusi. “Kami ingin semua menjadi baik, bersih, enak dipandang dan pedagang taat aturan sesuai yang berlaku. Insyaallah ke depan pasar kuliner bisa lebih baik dan lebih menarik minat para pembeli,” harap Ali. (RG.53)











