Provinsi

Setwan Bekali Pengelolaan JDIH

183
×

Setwan Bekali Pengelolaan JDIH

Sebarkan artikel ini
Studi komparasi jajaran Bagian Hukum dan Persidangan Setwan Deprov Gorontalo, ke Kanwil Kemenkum HAM provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, terkait Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) pemerintahan. (foto: humas)

YOGYAKARTA (RG) – Sebagai upaya meningkatkan kinerja dalam mengelola produk-produk hukum yang akan dan sedang digodok, plus telah dikeluarkan oleh lembaga pemerintahan, seperti dari DPRD, jajaran Sekertariat DPRD (Setwan) provinsi Gorontalo dari Bagian Hukum dan Persidangan, telah membekali, apa yang dinamakan dengan program Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Dengan telah melakukan studi komparasi-nya ke Kanwil Kemenkum HAM provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kemarin. Yang diterima langsung oleh Kepala Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham DIY, Kus Aprianawati.

Dalam penjelasannya, Kus Aprianawati menjabarkan bahwa sesuai Perpres 33, pusat jaringan di lingkup pemerintahan itu, penting dibekali dalam JDIH. Dimana, semua Kanwil, Setwan, pemda seluruh Indonesia, adalah anggota jaringan. Namun harapannya, turut didukung dengan koordinasi yang bukan hanya lewat aplikasi saja, tetapi secara fisik seperti kunjungan antar instansi/kelembagaan. Untuk meningkatkan kinerja, terutama dalam pengelolaan JDIH. “Sehingga, harapannya, JDIH ke depan semakin maju. Untuk meng-uploud setiap produk hukum yang dihasilkan oleh masing-masing instansi, melalui aplikasi.” ujar Kus Aprianawati.

“Karena manfaat dari JDIH ini, akan sangat dirasakan seluruh pengguna JDIH se Indonesia. Dimana, kita saling dapat melihat dan mempelajari dokumen-dokumen hukum dalam aplikasi itu. Sehingga dapat memudahkan pekerjaan dimasing-masing instansi kita, termasuk di lembaga legislatif,” sahut dia. “Yang tentunya, dukungan dari SDM yang mengerti dan memahami pengelolaan IT (Informasi Teknologi) serta paham akan hukum dan produk hukum di lintas pemerintahan, turut dibutuhkan,” terang Kus Aprianawati. (hengki/ayi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *