Pemkab Gorut – Bakamla RI Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama, Perkuat Pertahanan Keamanan Laut di Utara Indonesia

590
ADV
10
Bupati Gorut, Indra Yasin dan Direktur Kerja sama Laksma Bakamla, Sandy M Latief menunjukkan dokumen kesepahaman kerja sama yang ditelah ditandatangani kedua belah pihak. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menyepakati kerja sama terkait memperkuat keamanan laut di laut pasifik utara Indonesia. Hal itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara kedua pihak yang dilaksanakan di Aula Tinepo Kantor Bupati Gorut, Jumat (19/11) pagi kemarin.

Nota kesepahaman itu ditandatangani langsung oleh Bupati Gorut, Indra Yasin dengan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia. Dimana, kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan terpisah (desk to desk). Kepala Bakamla di Mabes Bakamla RI, sedangkan Bupati Gorut disaksikan Direktur Kerja sama Laksma Bakamla, Sandy M Latief dan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah, Kolonel Bakamla Phundi Rusbandi Penandatanganan Nota Kesepahaman itu berisikan tentang perencanaan, penyediaan dan penetapan lokasi atau lahan pembangunan Pangkalan Bakamla di perairan Kabupaten Gorut.

Kepada awak media ketika diwawancarai, Bupati Gorut, Indra Yasin mengaku, berterima kasih kepada pihak Bakamla yang telah memilih Kabupaten Gorut sebagai daerah untuk dibangun Pangkalan Bakamla. Kabupaten Gorut yang terletak di bibir pasifik batas antar negara sudah sepantasnya mendapat perhatian lebih. Lokasi pembangunan pangkalan Bakamla di Gorut terletak di antara Desa Oluhuta dan Desa Imana, Kecamatan Atinggola. “Tentu kalau pangkalan itu sudah berdiri nanti, maka akan memperkuat keamanan di laut di Gorut, terutama dari pencuri-pencuri ikan dari wilayah Filipina,” tuturnya.

Di samping itu, dengan hadirnya pangkalan Bakamla di Gorut, tentu juga akan lebih mengamankan wilayah laut Pasifik. “Kami tentu berterima kasih banyak, karena nantinya Bakamla juga bisa kita jadikan keamanan di tempat-tempat wisata terdekat, mengingat di Gorut banyak potensi wisata pulau dan pantai,” ujarnya. “Intinya, kehadiran Bakamla sangat penting dan strategis mengamankan wilayah laut di Indonesia, khususnya di bagian utara Indonesia yang memang berhadapan dengan negara-negara tetangga, seperti Filipina, Malaysia dan Vietnam. Sehingga ini menjadi salah satu wilayah pertahanan negara di bagian utara,” pungkasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *