Pemkot Gorontalo Bantu Pelaku Usaha Industri Kecil, Walikota : Pelaku Usaha Daerah Terpenting, Kembangkan Usaha

378
ADV
10
Walikota Marten A. Taha saat memberikan bantuan kepada Pelaku Usaha Industri, Senin (15/11, Foto Hms).

PEMKOT (RAGORO)- Pemerintah Kota Gorontalo kembali distribusikan bantuan berupa paket industi kepada pelaku usaha industri kecil dan menengah di Kota Gorontalo. “Bantuan yang diberikan berupa kain katun, benang, mesin las, jahit dan lain sebagainya, itu maksudnya agar masyarakat tersebut dapat mengembangkan apa yang diberikan. Dalam artian, tampa lagi membeli dengan modal sendiri, kami sudah memberikan bantuan tersebut, dan itu dikembangkan.

Dikarenakan, kualitas pelaku kerajinan daerah sangat penting dalam mengembangkan usaha yang digeluti. “ujar Walikota Gorontalo Marten A. Taha saat membuka kegiatan pelatihan teknik pengirisan dan sulaman karawo di Aston Hotel Kota Gorontalo, Senin (15/11/21), kemarin. Lanjut, Marten mengatakan, Pemkot Gorontalo akan terus berkominten untuk mendukung segala bentuk industrialisasi Kota Gorontalo, salah satunya, budidaya dan kerajinan sulaman karawo. Menurutnya, kerajinan sulaman karawo merupakan salah satu ciri khas karya asli daerah Gorontalo dan menjadi komoditas unggulan yang memiliki nilai identitas daerah dan budaya turun temurun. “Kami akan terus melakukan berbagai cara untuk membuat kerajinan sulaman karawo akan tetap lestari, dan semakin populer, baik di dalam maupun diluar negeri. Dan kita perlu untuk maksimalkan pengembangan sulaman karawo, “ucapnya.

Kata Marten, kegunaan karawo yang dapat menghiasi bagian tertentu pada busana sebagai penambah keserasian bagi pemakainya, membuat karawo diminati banyak kalangan. Sepertihalnya, pada keindahan motifnya, keunikan cara pengerjaan dan kualitas yang bagu, menjadikan karawo memiliki nilai tinggi. Sehingga kata Marten, kita harus berkominten untuk mengembangkan industri ini. Dirinyapun menambahkan pengembangan sektor industri salah satu sasaran pembangunan di bidang perekonomian. Pihaknya berharap perajin karawo dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota Gorontalo dalam mengembangkan industri tersebut.

“Semoga dengan fasilitas yang ada, sumber daya manusia pegrajin sulaman karawo dapat meningkat lagi, dan semoga usahanya juga lebih berkembang, “tandas Walikota dua periode tersebut. Diketahui pula kegiatan yang dimotori Dinas Perdagin Kota Gorontalo yang diikuti sebanyak 125 pengrajin, masing-masing pengrajin pengiris kawaro 20 orang, sulaman karawo 20 orang, souvenir 20 orang, serat alam 10 orang. (levi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *