Kepesertaan BPJS Tak Berfungsi?

463
ADV
10
Kegiatan reses dalam bentuk tatap muka atau penjaringan aspirasi langsung dari masyarakat, yang digelar anggota tim dapil IV Kabupaten Gorontalo (Kabgor) B, atau Boliyohuto Cs, Sun Biki, di desa Gandaria kecamatan Tolangohula. (foto: tim/humas)

TOLANGOHULA (RG) – Anggota tim dapil IV Kabupaten Gorontalo (Kabgor) B, atau Boliyohuto Cs, Sun Biki, melakukan masa reses perseorangannya di desa Gandaria, kecamatan Tolangohula.
Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Sun Biki menerima ragam aspirasi dari warga setempat. Diantaranya, terkait keluhan akan kepesertaan BPJS yang tidak bisa digunakan masyarakat setempat, karena diduga telah dinonaktifkan.
Menyikapi hal ini, Sun Biki mengaku, akan segera menindaklanjuti keluhan itu. “Karena kebetulan, kantor BPJS kabupaten Gorontalo, berdekatan dengan rumah saya,” ujar Sun Biki.

Selain itu, aspirasi lain yang mencuat, adalah kebutuhan pupuk bersubsidi. Sehingga, mau tidak mau masyarakat petani menggunakan pupuk non subsidi.
Dijelaskan oleh Sun Biki, bahwa memang kuota pupuk bersubsidi sangat terbatas. “Stok yang ada itu, hanya sekitar 3 ribu ton. Yang terdiri dari 2,000 (dua ribu) ton pupuk Urea dan 1,000 (seribu) ton pupuk MPK, tersebar di 6 (enam) kabupaten/kota se provinsi Gorontalo.” ungkap Sun Biki. “Olehnya, terkait hal ini, saya akan mengkoordinasikannya dengan kementerian Pertanian. Dan memperjuangkan penambahan kuota pupuk bersubsidi, khususnya di Kabgor. Dimana, yang terpenting saya harapkan, bahwa penerima pupuk bersubsidi ini nanti, adalah mereka yang telah ter-input pada aplikasi RDKK, sehingga bisa langsung dilayani.” harap politisi senior dari Partai Golkar ini. (ayi/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *