PEMKOT (RAGORO)- Peserta yang ikut vaksinasi di Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana mendapat Bantuan Sosial Pangan Daerah (BSPD). Hal ini seperti yang terungkap pada kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan di Rumah Ibu Hj. Leny Ontalu beralamat di Jalan Ternate Kelurahan Tapa, Selasa (8/11/21).
“Jadi untuk sasaran pelaksanaan vaksinasi di Kelurahan Tapa, bagi peserta penerimaan BSPD (Bantuan Sosial Pangan Daerah) dengan jumlah penerima 269 orang, “ujar Lurah Tapa Wirna S. Pakaya kepada Harian RG, kemarin.
Pelayanan vaksinasi covid-19 di Kelurahan Tapa juga kata Wirna berkerja sama dengan Puskesmas Sipatana dengan total yang divaksin, sebanyak 126 orang, dengan dosis vaksin sinovac 51 Vial, moderna 72 Vial dan dosis vaksin anfrak 3 Vial yang terpakai. Wirna berharap, dengan dialaksanakannya vaksinasi di Kelurahan Tapa, mendapat dukungan dari masyarakat guna memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Gorontalo, terlebih khususnya di Kelurahan Tapa.
“Saya berharap dengan adanya vaksinasi di Kelurahan ini agar, tingkat kesedaran masyarakat yang belum divaksin, agar sesegera mungkin untuk dapat mengikuti vaksinasi. Sehingga, dengan divaksin kekabalan tubuh terhadap penyakit akan terjaga, “harap Wirna. Karena vaksinasi Covid-19 ini, kata Wirna, semata-mata untuk melindungi dan menjaga masyarakat, terlebih bila tercapai hard Immunity atau kekebalan sekelompok, setelah divaksin.
“Jika ini tercapai maka tingkat penularan akan makin kecil, dan masyarakat juga akan ada peluang untuk beraktivitas, usaha-usaha bisa jalan, masyarakat bisa bekerja, UMKM sudah bisa berkembang. Nah itu merupakan harapan kita semua, “ucapnya.
Lanjut, walaupun giatnya vaksin terus dilaksanakan, dirinya pun terus menghimbau kepada warga masyarakat agar taat dan tidak lalai menerapkan protokol kesehatan (Protkes) didalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan tetap menjaga 5M.
“Saya mintah, tetap secara disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jangan berkerumun, jaga
jarak, mengurangi mobilitas dan sering cuci tangan sehingga tidak mudah kita tertular oleh virus. Protokol kesehatan itu sangatlah penting, walaupun kita sudah divaksin, serta mambantu pemerintah kelurahan memberikan informasi kepada masyarakat untuk membasmi berita-berita howax tentang vaksin tersebut, “pintahnya.(levi).











