UPTD Puskeswan Padebuolo Raih Terbaik Nasional

595
ADV
10
Penerimaan penghargaan UPTD Puskeswan Padebuolo di Kota Solo, (Foto Dok Kominfo).

PEMKOT (RAGORO)- Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskeswan Padebuolo raih prestasi terbaik ditingkat nasional. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Gorontalo Abu Bakar Luwiti, Kamis (4/11/21).

“Keberhasilan instansinya melalui UPTD Puskeswan Padebuolo ditingkat nasional, diserahkan langsung Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian dan diterima langsung Kepala UPTD Puskeswan Kota Gorontalo berupa pengharggan bertempat di Kota Solo, Jumat 26 Oktober 2021, “ujar Luwiti. Diterangkan Abu Bakar Luwiti keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama tim terutama dibidang peternakan khususnya UPTD Puskeswan.

Masih kata Kadis DKPP, dalam bekerja tidak perlu mengejar juara atau predikat. Ia hanya meminta kepada seluruh jajarannya untuk selalu bekerja diawal waktu. “Jangan mengejar pekerjaan disaat injury time melainkan harus diawal waktu, dengan demikian tidak ada pekerjaan yang tumpang tindih. Ini tentunya akan menjadi motivasi dan selalu saya tanamkan kepada jajaran DKPP” kata Abu Bakar Luwiti.

Disinggung apa poin lebih sehingga Puskeswan Padebuolo bisa meraih predikat 5 besar nasional dengan bersaing bersama 1.691 puskeswan se-Indonesia, Abu menjelaskan tidak terlepas dari pelayanan yang diberikan para petugas UPTD Puskeswan.

“Akumulasi pelayanan yang kami berikan kepada para pasien hewan beserta pemiliknya. Kami sudah bisa melayani lebih dari 80 persen pasien, “ucapnya. Diirnya berpesan, kepada seluruh jajarannya untuk tidak bereuforia lebih. Karena keberhasilan menurutnya, baru tahap awal untuk berjuang kembali meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan keberhasilan Puskeswan Kota Gorontalo, maka mampu menjadi rujukan dari daerah lain, utamanya kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo dengan melakukan studi banding” kata Abu Bakar Luwiti sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Walikota, Wakil Walikota, Sekda Kota dan Kepala DKPP beserta jajarannya yang telah mendukung keikutsertaan pada lomba.

Sementara itu, Kebid Peternakan Madjid Rasyid mengatakan pihaknya akan lebih berbenah, utamanya mengupayakan SDM dan meningkatkan keterampilan petugas. Dikarenakan saat ini jumlah dokter hewan terbatas yaitu 2 orang dan dibantu 4 orang mantri hewan, yang dalam waktu sebulan bisa melayani 80 pasien hewan peliharaan dan ternak.

“Lomba yang baru pertama kali diikuti dan beroleh hasil membanggakan diharapkan mampu membuat kinerja semakin membaik. Semoga kami bisa mempertahankan kinerja ini dan bisa selalu kompak untuk mewujudkan Kota Gorontalo ramah akan hewan, “tandas Madjid (levi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *