KABGOR – Kegiatan selama tiga hari yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo terlihat cukup meriah. Dari pantauan dilapangan hal itu nampak terlihat.
Banyak yang bilang, pun berbisik. Nanti ditangan Abd. Waris Dinas dengan ikon punggung kura-kura ala DPR RI itu ramai. Padahal dia belum sebulan menjabat.
Festival Literasi membuktikan Dinas Perpustakaan pimpinannya bisa kembali eksis dengan seuntai program pemerintah dalam rangka menarik minat baca untuk kembali digairahkan.
Mulai dari dibukanya acara itu langsung oleh Bupati Sofyan Puhi dengan pengantar agar segera dan terus menggelorakan budaya baca. Minimal cukup untuk beberapa jam membaca.
Ada forum grup diskusi yang dibangun oleh para penggiat buku untuk bagaimana mendorong literasi terus tumbuh dimasyarakat, khususnya generasi muda.
Tidak hanya itu. Booth both pameran kerajinan beberapa desa kecamatan terlihat. Ada juga booth UMKM menjual sajian ringan. Lebih dari 5, tenda tenda putih Sarnafil berukuran 4×4 berjejer disana.
Hingga acara yang ditutup langsung oleh Sekda Kabupaten Gorontalo yang diiringi oleh musik band yang membuat warga perpustakaan dan kearsipan bergoyang gembira.
” Semua terbangun dari link, dan komunikasi disemua yang terlibat.” ucap sang kadis singkat
Dengan demikian Dinas yang awalnya terlihat sunyi disetiap jaman, bukan ingin membandingkan. Namun disisa tahun anggaran 2026 ini, Abd Waris bisa membuktikan Dinas Perpustakaan ini kembali hidup lagi. (*)











