Ini Alasan Anton Ahmad, Gebrak Meja dan Walk Out di RAPBD 2025

601
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"adjust":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Anton Ahmad Aleg muda PDIP menggebrak meja, hingga mendorong bundelan draft pembahasan RAPBD 2025, dipembahasan Banggar dan TAPD, Selasa (12/11/24) di ruang sidang dewan.

Anton ‘Menyala’ takkala pembahasan yang resmi di DPRD itu, ternyata diduga ada pula pembahasan pembahasan diluar pembahasan resmi DPRD. Ini tentu yang menjadi perhatiannya.

Saat ditemui, Anton meluapkan kemarahannya yang pertama kita harus bersepakat bahwa anggaran APBD 2025 ini kita bahas se normatif mungkin. Dan seluruh DPRD dan Banggar itu sendiri mau memajukan daerah, ” Itu komitmennya” Kata dia.

Namun sering jalan Aleg boliyohuto cs ini menduga ada pertemuan oknum-oknum tertentu diluar pembahasan APBD.
” Saya patut menduga ada apa. Jangan ada pertemuan pertemuan diluar ruang sidang. Pembahasan APBD ini benar benar sehat untuk kepentingan rakyat. Bukan untuk kepentingan pribadi atau sekelompok orang. ” Tegasnya.

Kita DPRD ini kata Anton, mempunyai kepentingan yang sama, mempunyai keinginan yang sama. Kita ini sama sama dipilih oleh rakyat. Oleh karena itu kita wajib menggunakannya dengan benar. Sesuai peruntukannya.

” Rakyat mendukung berarti ada yang harus kita perjuangkan. Kalau begini ada oknum-oknum yang main, menggerogoti APBD, maka apa yang akan terjadi,” Ucapnya.

Dirinya menduga ada pembahasan diluar, oknum-oknum TAPD maupun Banggar DPRD, ” saya patut menduga itu wajar. ” Pungkasnya.

Anton pun mengatakan, pertemuan dari sore sampai malam, dan ada informasi yang masuk ke saya, yang namanya tidak mau disebutkan.

” Kita ini sayang Kabupaten Gorontalo, untuk lima tahun kedepan. Kondisi kita tau bersama.
Kalau saya dapatkan temuan, saya sendiri yang akan melaporkan, saya akan datang ke kejaksaan, saya akan lapor, ” Kata Iya tegas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *