Tak Mau Membalas Serangan Lawan Politik. Nelson: Bikin Habis Energi!

570
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":3,"addons":2,"remove":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Beberapa lawan politik ‘PATRIOT’ Nelson- Kris mulai menyerang lewat kampanye kampanye hitam dibeberapa akun sosial media.

Namun bagi Nelson semua hanya dibalas dengan senyum. Baginya hal itu tidak menarik untuk ditanggapi. Sangat tak menarik.
” Yah, tak usah dibalas. Kita fokus saja bekerja. Bekerja untuk kemenangan. Kita buktikan ke rakyat. Lewat kerja kerja kita, hari ini dan yang sudah ada,” Ujarnya senyum.

Baginya membalas mereka para lawan politik, hanya akan menghabiskan energi. “Percuma. Karena menjelaskan yang sebenarnya pada yang membenci, tetap akan dinilai salah. Karena dari awal sudah dinilai salah. Sudah bekerja benar pun dianggap belum,” Tukasnya saat berbincang di kediaman pribadinya beberapa waktu lalu.

Bagi Nelson saat ini adalah fokus bekerja dan bekerja. Sambil pula menjelaskan langsung di hadapan rakyat, hasil dan jerih payah yang sudah di lakukan.
” Sudah 2 periode ini saya bekerja. Silahkan lihat dan nilai, Buktinya ada, ” Tukasnya.

Prof. Nelson seakan tak mau menanggapinya langsung. Menang di Pilkada yang ke 2 dengan tagline ‘Menang Pantas dan Bermartabat’ akhirnya. Tentu itu didasari oleh kepercayaan rakyat yang besar. Lagi lagi dari semua hasil kerja sosok profesor ini.

Prof. Nelson memang dikenal pemimpin yang tak mau bekerja dalam pusaran konflik. Apalagi disaat berkompetisi. Sosok ini selalu mengenalkan kampanye yang positif. Sebab baginya kampanye gratis adalah bekerja. Dari kerja itulah rakyat menilai. Siapa yang dipilih lewat kerja-kerjanya membangun daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *