Asa KUR Petani dari HIMBARA

595
ADV
10
Kunjungan kerja jajaran Komisi II Deprov, ke BRI unit Wonosari Kabupaten Boalemo, terkait dengan program penyaluran program KUR untuk pertanian, kemarin. (foto: hengki/humas)

WONOSARI (RG) – Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari dunia perbankan, utamanya mereka yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (HIMBARA) bagi masyarakat petani yang tersebar di semua wilayah provinsi Gorontalo, dinilai oleh jajaran Komisi II Deprov, merupakan satu dari sekian upaya jitu dalam menganulir kesenjangan ekonomi, di tengah pandemi Covid-19, yang masih terjadi hingga saat ini. Karena, hanya dengan bunga 6 persen dari pinjaman Rp 10 juta per hektar dan bisa dibayarkan para petani pasca atau setelah panen, masyarakat petani dapat terus bertahan menekuni aktivitasnya, dan menghidupi keluarganya masing-masing.
Hal itu diharapkan jajaran Komisi II Deprov, saat melakoni kunjungan kerja ke BRI unit Wonosari Kabupaten Boalemo, terkait dengan program penyaluran program KUR untuk pertanian, kemarin. Dimana, disebutkan anggota Komisi II Deprov, Fadli Hasan, program KUR dari BRI ini, sangat dirasakan dapat membantu petani di wilayah Wonosari dan sekitarnya. “Karena dari kunjungan kami (Komisi II) ke para petani, program KUR dari perbankan ini, dengan bunga 6 % dan baru dibayarkan pasca panen, itu sangat membantu. Cuma persoalannya, ada beberapa mandatori, atau administrasi pelengkap. Seperti terkendala persoalan BJG, atau karena pinjam meminjam. Yang kami harapkan dapat dihindari,” ungkap Fadli.
Olehnya, ditambahkan politisi dari PAN ini, pihaknya mengharapkan dari penjabaran KUR Rp 10 juta per hektar dan bisa dibayarkan setelah panen dengan bunga hanya 6 persen, bisa dilakoni oleh bank-bank lain, atau ‘pelat merah’ milik pemerintah, yang terhimpun dalam HIMBARA. “Dengan turut memberikan stimulus-stimulus pendanaan. Supaya ekonomi di masyarakat seperti petani, kembali hidup, bergerak dan berkembang seperti sedia kala,” harap Fadli, diamini jajaran Komisi II Deprov lainnya. (ayi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *