KAMPUS – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) mulai mematangkan persiapan akreditasi unggul Program Studi S1 Administrasi Publik dengan memperkuat pemenuhan indikator penilaian, penyusunan borang, serta kesiapan administrasi dan berbagai aspek pendukung lainnya.
Persiapan tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Lokakarya Kurikulum yang berlangsung di Aula Rektorat Lantai III UMGO, Rabu (4/11/2026). Forum ini menjadi ruang evaluasi untuk menghimpun masukan dari berbagai unsur dalam mendukung peningkatan mutu program studi.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial UMGO, Dr. Apris Ara Tilome, M.Si., menjelaskan bahwa Program Studi S1 Administrasi Publik secara umum telah memiliki kesiapan dari sisi sumber daya manusia (SDM), fasilitas, dan sejumlah aspek pendukung lainnya untuk menuju akreditasi unggul.
Meski demikian, kesiapan tersebut masih perlu diperkuat melalui pemenuhan administrasi, penyusunan borang, serta diskusi dengan berbagai pihak. Masukan dari narasumber dan stakeholder diharapkan membantu program studi mengidentifikasi hal-hal yang perlu dipersiapkan.
Apris juga berharap hasil lokakarya dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan pengunggahan borang dan memenuhi berbagai indikator yang diperlukan untuk mencapai target akreditasi unggul.
Dari sisi penyelenggaraan pendidikan tinggi, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVI, Dr. Irwan Halid, M.Si., mengingatkan bahwa kualitas perguruan tinggi tidak cukup diukur dari keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi dan memperoleh ijazah.
“Kurikulum harus dirancang dengan memperhatikan kesesuaian antara proses pembelajaran, capaian kompetensi, dan kebutuhan pengguna lulusan agar alumni memiliki daya saing serta peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja,” pungkasnya.
Karena itu, persiapan menuju akreditasi unggul juga perlu memperhatikan kualitas proses pembelajaran dan kesesuaian kompetensi lulusan, bukan hanya pemenuhan dokumen administrasi.
Lokakarya tersebut turut menghadirkan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Indonesian Association for Public Administration (IAPA) Wilayah Gorontalo–Sulawesi Utara, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., sebagai narasumber.(Doe)












