Godok Mata Kuliah Penciri Mo’odelo, UNIGO Libatkan Tokoh Adat dan Budayawan Gorontalo

23
ADV
10

KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo (UNIGO) mematangkan Mata Kuliah Penciri berbasis visi Mo’odelo.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo, Dr. Rifai Ali, S.KM.,M.Kes usai menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas Kurikulum Mata Kuliah Penciri bersama akademisi, tokoh adat dan budaya Provinsi Gorontalo, Senin (28/9).

Diskusi khusus membahas integrasi Budaya Mo’odelo dan Pembangunan Berkelanjutan ke dalam kurikulum UNIGO.

“Karakter Mo’odelo yang mau diintegrasikan di dalam kurikulum. Jadi ada mata kuliah, budaya mo’odelo, dan pembangunan berkelanjutan. Jadi untuk memfinalisasi itu kami butuh juga masukan. Tadi itu kita bikin diskusi sehingga melibatkan akademisi, tokoh budayawan yang memang bergelut selama ini dalam masalah-masalah kebudayaan,” ujar Dr. Rifai Ali.

Menurutnya, para tokoh adat dan budayawan yang dilibatkan adalah mereka yang konsen terhadap kajian adat dan kebudayaan di Gorontalo.

“Jadi kita minta masukan input dari mereka untuk melengkapi baik itu dari sisi mata kuliah, kurikulum maupun capaian-capaian pembelajaran, apalagi kemudian dikaitkan dengan Outcome Based Education (OBE), kurikulum berbasis OBE itu. Jadi memang kita butuh input dari para tokoh-tokoh itu untuk memaksimalkan dan menyempurnakan mata kuliah yang berbasis kecirian dengan visi mo’odelo itu,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah diskusi ini, kurikulum akan diramu di rektorat untuk didetailkan. Secara kelembagaan, mata kuliah penciri tersebut sudah disahkan Senat.

“Ini akan diramu di rektorat, jadi akan didetailkan. Mata kuliahnya sudah ada karena sudah habis disenatkan. Hanya membangun mata kuliah ini kemudian menentukan siapa tenaga pengajarnya sehingga dia lebih betul-betul lebih baik, betul-betul sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.

Mata Kuliah Penciri Modelo ini akan diterapkan di jenjang S1, S2, dan kemungkinan S3. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *