Pemda Kabgor Perkuat Penanganan Kasus TB

16
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

KABGOR — Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat upaya penanganan tuberkulosis (TB) setelah ditemukan 2.832 kasus di daerah ini. Penguatan dilakukan melalui program Kecamatan Siaga TB, Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan layanan berbasis keluarga.

Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus saat menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus dalam peninjauan skrining TB yang terintegrasi dengan CKG di Kecamatan Tilango, Rabu (12/08/2026).

Tonny mengatakan penanganan TB membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah hingga tingkat kecamatan, desa, kader kesehatan, dan masyarakat. Pemkab Gorontalo, kata dia, menyatakan dukungan terhadap percepatan penurunan TB melalui aksi yang langsung menyasar masyarakat.

“Kami pemerintah daerah nyatakan dukungan percepatan penurunan Tuberkolosis dengan melakukan aksi nyata kepada masyarakat dengan melakukan program penguatan kecamatan siaga TB.”

Selain Kecamatan Siaga TB, Pemkab Gorontalo menjalankan CKG serta program Lapak ST (Layanan Pendekatan Keluarga Sehat dan Terpadu) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat deteksi dan penanganan TB di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes mengapresiasi langkah Pemkab Gorontalo yang dinilai telah menjalankan program penanganan TB dengan melibatkan lintas sektor. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pencanangan Kecamatan Siaga TB melalui penandatanganan komitmen “Bersama Mewujudkan Kecamatan Tilango Bebas Tuberkolosis”. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan TB hingga tingkat kecamatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *