GORONTALO – Banyak yang bilang. Kegiatan PAN Gorontalo semalam, Jumat (04/06/26) di Azlea Kota Gorontalo adalah panggung Anaz Yusuf, Ketua PAN Provinsi Gorontalo.
Ya, itu panggung politiknya Anaz Yusuf. Sebagai ketua, Anaz hebat dan mampu membuktikan PAN Gorontalo adalah partai besar dimata ketua umum Zulkifli Hasan dkk. Sebab dalam kurun waktu yang tak lama, Zulhas datang di Gorontalo 2 Kali. Saat Penas bersama Presiden, dan kini dikegiatan PAN itu sendiri.
Belum lagi riuhnya kedatangan Ketum Zulhas ditambah dengan sederet tokoh politik PAN DPR RI, ada Eko Patrio, ada Uya Kuya, ada Desy Ratnasari, dan artis Indonesia Farel. Tentu ini menambah suasana semakin meriah dengan seluruh kader PAN Gorontalo.
Zulkifli Hasan dalam pidato politiknya terlihat begitu berapi api. Zulhas terus menyemangati seluruh kader PAN Gorontalo dengan wejangan wejangan dan strategi politik kelak dalam menghadapi pemilu mendatang.
Dibalut dalam pelantikan agenda pelantikan PAN Kabupaten Kota diseluruh Provinsi Gorontalo Zulhas memberikan petunjuk bagaimana menjadi kader PAN sejati, bertarung dan menang namun tidak melihat lawan politik sebagai musuh.
” Kader PAN harus punya talenta
Siapapun kita, dari mana kita berasal kita punya hak yang sama. Anak siapapun kita latar belakang apa, kita punya hak yg sama,” ujarnya.
” Jadilah politisi atau kader yang God leader, Great leader, lalu menjadi Brilian leader dalam kehidupan. Dan itu harus ada dalam kader PAN,” tambah Zulhas.
PAN juga ditegaskan Zulhas kepada kader PAN Gorontalo terus konsisten bersama Presiden Prabowo. Sebab sudah tiga kali, Prabowo maju di Pilpres. PAN tak pernah lari, terus bersama sebagai kawan sejati hingga kini.
Jadilah matahari yang selalu membawa manfaat bagi semua orang. Kata Zulhas dalam penutup pidatonya,” Matahari selalu menyinari, Matahari tak pernah ingkar janji” dimaknai sebagai komitmen kader PAN untuk terus hadir, membawa cahaya, dan selalu menepati janji pengabdiannya kepada rakyat. (*)











