Sambut 35 Ribu Tamu PENAS,Foodcourt Limboto Jadi Kawasan Kuliner Khas

265
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"remove":2,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyiapkan kawasan Foodcourt Limboto menjadi Zona Khas (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) dalam menyambut event nasional PENAS 2026 nanti.

Langkah ini diambil Bupati Sofyan Puhi dalam menaikkan level daya saing UMKM lokal melalui penerapan standar kualitas pangan yang lebih ketat, sekaligus memastikan kenyamanan konsumen.

Peluncuran zona Khas tersebut juga beroleh dukungan Bank Indonesia yang tampak melakukan pendampingan secara berkelanjutan dalam hal digitalisasi transaksi non-tunai di pusat-pusat kuliner.

Hingga kini, kawasan Foodcourt Limboto dan area UMKM di kawasan kantor bupati telah menjadi basis ekonomi produktif bagi ratusan pelaku usaha muda yang didorong mengadopsi standar pelayanan yang lebih higienis dan menerapkan transaksi lewat QRIS.

Ini juga menjadi bagian vital dari persiapan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah dengan estimasi kehadiran 35 ribu peserta dari seluruh penjuru tanah air dalam empat bulan ke depan.

Pemkab Gorontalo hanya ingin menjamin bahwa setiap sajian kuliner daerah yang dinikmati tamu nasional telah melalui standarisasi keamanan pangan yang terjamin.

Agenda peluncuran ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Rachmad Gobel, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, serta jajaran Forkopimda.

Melalui standarisasi ini, Pemkab Gorontalo optimistis pelaku UMKM lokal siap memberikan pelayanan prima dan memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Provinsi Gorontalo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *