Tokoh Pemuda Gorontalo Utara Kritik Pemangkasan Anggaran Pendidikan

444
ADV
10

GORUT (RGNEWS.COM) – Miton Modanggu, salah seorang tokoh pemuda dari Gorontalo Utara, melontarkan kritik terhadap kebijakan pemerintah terkait pengurangan anggaran pendidikan.

Ia menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan janji kampanye pemilihan presiden sebelumnya.

Menurut Miton, saat masa kampanye, pemerintah disebut menjanjikan peningkatan gaji serta tunjangan guru dan memperjuangkan nasib tenaga honorer.

Namun, ia menilai realisasi kebijakan justru menunjukkan arah berbeda karena anggaran sektor pendidikan dipangkas.

“Dulu saat kampanye Pilpres berjanji menambah gaji dan tunjangan guru serta memperjuangkan honorer. Sekarang anggaran pendidikan malah dipangkas,” kata Miton dalam status akun di FB miliknya, Minggu (16/02/2026).

Ia juga menyoroti program MBG yang menurutnya menyerap anggaran besar.

Miton berpendapat alokasi dana ratusan triliun rupiah per tahun untuk program tersebut seharusnya bisa dialihkan ke sektor lain seperti dukungan bagi honorer, modal usaha mikro kecil menengah, hingga penyediaan rumah bagi keluarga yang belum memiliki hunian.

Miton menegaskan dirinya menyampaikan kritik karena merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai bagian dari barisan pemuda yang sebelumnya ikut mengampanyekan janji politik tersebut.

Ia juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada aparatur sipil negara.

“ASN diperketat dengan regulasi dan kebijakan, tetapi anggarannya dipotong dengan dalih efisiensi. Saya mempertanyakan kembali janji saat kampanye,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *