FKM Unigo Gaspol Benahi UKS di Madrasah

110
ADV
10

KAMPUS (RGNEWS.COM) – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo (FKM Unigo) memimpin penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui bimbingan teknis bagi Madrasah Aliyah yang dilaksanakan di Aula Kemenag Provinsi Gorontalo, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan bertema Madrasah Sehat, Siswa Tangguh dan Lingkungan yang Kondusif Melahirkan Pemimpin Masa Depan itu diarahkan mendukung visi Generasi Emas Indonesia 2045.

Dekan FKM Unigo Dr. Rahmawati, S.KM.,M.Kes menyatakan bimtek dilatarbelakangi kondisi UKS di banyak sekolah yang masih belum optimal, baik dari sisi integrasi dengan kurikulum, keterbatasan sarana prasarana, maupun rendahnya partisipasi guru dan siswa.

“Tujuannya agar UKS menjadi sistem terintegrasi dalam pembelajaran, bukan sekadar kegiatan tambahan,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan UKS penting karena merupakan program strategis peningkatan derajat kesehatan peserta didik melalui pendekatan Trias UKS : pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat.

Ketiganya dinilai menjadi fondasi pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Bimtek tersebut dirancang membekali guru, tenaga kependidikan, dan tim pelaksana UKS dengan keterampilan manajemen kesehatan sekolah, strategi pendidikan kesehatan, serta kemampuan monitoring dan evaluasi berbasis bukti.

Peserta juga diperkenalkan aplikasi Sintesa sebagai sistem informasi kesehatan siswa dan remaja untuk memantau status gizi, konsumsi tablet tambah darah, dan edukasi kesehatan berbasis digital.

Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo Dr. H. Kaswad Sartono membuka kegiatan itu.

Sesi materi turut diisi Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk serta KB Gorontalo Dr. dr. Anang Samudera Otoluwa, M.P.P.M yang memaparkan indikator madrasah sehat serta pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Narasumber lain berasal dari sejumlah lembaga, antara lain BNN, BKKBN, dan Dinkes Provinsi Gorontalo. Materi teknis pengenalan aplikasi Sintesa disampaikan oleh Basri Umar, S.Kom.,M.Kom.

Bimtek ini menjadi langkah mendesak untuk memperkuat kapasitas madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan kondusif.

Selain meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS, gizi seimbang, kesehatan reproduksi, dan pencegahan penyakit.

Kegiatan ini juga ditargetkan mendorong integrasi UKS ke dalam kurikulum serta aktivitas sekolah secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *