KAMPUS (RGNEWS.COM) – Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Gorontalo (Unigo) memberikan pembekalan kepemimpinan kepada siswa SMA Muhammadiyah Batudaa melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang dilaksanakan di Villa Family, Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (31/01/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah.
Dalam kegiatan ini, para dosen FISIP Unigo tampil sebagai narasumber, yakni Dr. Dewi Walahe, S.Sos., M.Si., Muten S. Nuna, S.IP., S.H., M.H., serta Jefri Polinggapo, S.AP., M.AP. Mereka menyampaikan materi bertema “Siap Lulus, Siap Masa Depan” yang berfokus pada penguatan kapasitas diri, perencanaan karier, dan kepemimpinan sejak dini.

Dr. Dewi Walahe dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kepemimpinan merupakan kompetensi penting yang dibutuhkan tidak hanya dalam organisasi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut dia, siswa perlu memiliki visi, rasa tanggung jawab, serta kemampuan dalam mengambil keputusan.
“Sejak di bangku SMA, siswa harus mulai membangun karakter kepemimpinan agar siap menghadapi dunia perguruan tinggi maupun dunia kerja,” ujar Dewi.
Sementara itu, Muten S. Nuna menekankan pentingnya integritas dan etika dalam menjalankan peran kepemimpinan.
Ia mengingatkan, kecerdasan intelektual perlu diimbangi dengan sikap moral yang baik.
Jefri Polinggapo menambahkan, kegiatan LDK menjadi sarana strategis untuk melatih kemampuan kerja sama, komunikasi, serta pemecahan masalah di kalangan siswa.
Pihak SMA Muhammadiyah Batudaa mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Mereka menilai pendampingan dari kalangan akademisi memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar serta kesiapan siswa menghadapi masa depan.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan memiliki bekal kepemimpinan yang kuat, bersikap mandiri, berdaya saing, serta mampu berkontribusi secara positif bagi masyarakat. (*)











