GORONTALO (RGNEWS.COM) – Hari terakhir pelaksanaan reses masa persidangan tahun 2025/2026, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki, menemui masyarakat Kelurahan Oluhuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, pada Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan terkait kebutuhan pembangunan serta bantuan sosial yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran anggota dewan.
Dalam dialog Yeyen menerima beberapa aspirasi utama, di antaranya permohonan bantuan untuk masjid di Kelurahan Oluhuta. Masyarakat menyampaikan bahwa mesjid tersebut telah mendapat bantuan pada tahun 2024, namun masih memerlukan perhatian untuk kelanjutan pembangunan sehingga berharap dapat kembali diakomodir dalam aspirasi tahun berikutnya.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti ketidakmerataan penyaluran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Mereka berharap agar proses pendataan dan penyaluran UEP di tahun mendatang dapat lebih transparan dan menjangkau penerima yang benar-benar membutuhkan.
Aspirasi juga datang dari pelaku usaha peternakan itik di wilayah tersebut yang berkeinginan mengembangkan dan memperluas usaha mereka agar lebih produktif dan berdaya saing.
Menariknya, sebagian masyarakat Kelurahan Oluhuta juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada aleg tiga periode ini. Mereka menyebut sebelumnya telah mendapatkan manfaat dari program aspirasi pokok-pokok pikiran (Pokir) yang diperjuangkan oleh Yeyen yang merupakan aleg dapil Bone Bolango.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Yeyen menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat Oluhuta dalam menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka. Ia berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan tersebut melalui koordinasi dengan OPD terkait di tingkat Provinsi Gorontalo, agar dapat menjadi bagian dari program prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Reses seperti ini sangat penting untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami tampung dan perjuangkan agar bisa direalisasikan sesuai mekanisme yang ada,” pungkasnya. ***











