KAMPUS (RGNEWS.COM) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Gorontalo menggelar Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE).
Kegiatan ini diikuti seluruh dosen dari Prodi Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan sebagai upaya menyelaraskan pembelajaran dengan capaian lulusan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.
Workshop dibuka oleh Pj. Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Rifai Ali, S.KM., M.Kes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inovasi pendidikan di tengah tuntutan akreditasi dan dinamika global.

“Kurikulum harus mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memberi bekal kompetensi nyata bagi mahasiswa,” tegasnya.
Salah satu narasumber, Franning Deisi Badu, S.KM., M.Kes., menyoroti peran Taksonomi Bloom dalam merumuskan capaian pembelajaran.

Menurutnya, pendekatan ini membantu dosen menyusun learning outcomes secara sistematis, mulai dari kognitif, afektif, hingga psikomotor.
“Dengan Taksonomi Bloom, RPS tidak hanya fokus pada pengetahuan, tetapi juga pada sikap dan keterampilan mahasiswa,” jelasnya.
Dekan FISIP, Dr. Abdul Wahab Podungge, M.Si., menambahkan, perguruan tinggi harus terus beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja.

“Agar tetap link and match, kita harus mempersiapkan lulusan dengan kompetensi sesuai tuntutan masyarakat dan industri,” ujarnya.
Selain materi, workshop ini juga menjadi ruang diskusi antar dosen untuk merancang draft RPS seluruh mata kuliah.
Hasil akhir kegiatan diharapkan langsung siap digunakan dalam proses pembelajaran.
Melalui workshop ini, FISIP Universitas Gorontalo menargetkan peningkatan kualitas pembelajaran dan daya saing lulusan.
RPS berbasis OBE akan menjadi pijakan penting bagi dosen dalam mengajar dan mahasiswa dalam belajar, sehingga tercipta iklim akademik yang adaptif terhadap perubahan dan inovasi. (*)











