Mahasiswa dan Warga Datangi Deprov Gorontalo, Protes Aktivitas Pertambangan Di Hulawa Pohuwato

383
ADV
10
Ketua Deprov bersama Gubernur dan sejumlah aleg saat menemui para pendemo dihalaman Gedung DPRD Provinsi Gorontalo. (Foto : RG)

GORONTALO (RGNEWS.COM) – Sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Masyarakat Peduli Agraria (GEMPA) Pohuwato mendatangi gedung Deprov Gorontalo, Senin (25/8/2025) untuk melakukan demo. Aksi ini memprotes aktivitas pertambangan yang berada diwilayah Kabupaten Pohuwato, khususnya di wilayah Desa Hulawa di kecamatan Buntulia.

Sejumlah tuntutan masa aksi, diantaranya diduga sudah adanya intimidasi agar masyarakat di desa Hulawa bersedia untuk direlokasi. Sementara masyarakat menolak dengan sejumlah alasan, seperti adanya bangunan tempat anak-anak mereka bersekolah di lokasi tersebut. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Ketua Deprov Thomas Mopili, dan sejumlah anggota Deprov lainnya, sebelum menghadiri Paripurna terkait Ranperda Perubahan APBD, menemui massa aksi.

Gusnar mengaku dirinya belum mengetahui secara detail, wilayah-wilayah konsensi yang menjadi hak pengelolaan tambang oleh perusahaan setempat. Untuk itu kata gubernur, baik pemprob  maulun deprov telah mengagendakan, bakal menemui langsung pihak perusahaan.

“Dan, saya berharap adik-adik turut mendampingi kami, perwakilan 3-5 orang saja. Mohon untuk membawa semua kelengkapan data dan dokumennya. Pemerintah akan mediasi ini, untuk bertemu langsung dengan pihak perusahaan,” kata Gusnar.

Senada dengan itu,  Thomas  menambahkan bahwa kunjungan itu nanti, akan turut didampingi oleh pansus pertambangan di Deprov. “Segala hal yang berpihak pada rakyat, pasti kami perjuangkan,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *