KAMPUS (RGNEWS.COM) – Sebanyak 155 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Gorontalo (UNIGO) mengikuti pembekalan jelang pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II dan Gizi Ibu dan Anak (GIA) II, Selasa (26/8), di Auditorium UNIGO.
Peserta terdiri atas 118 mahasiswa PBL II dan 37 mahasiswa GIA II. Mereka dibekali pemahaman administratif maupun teknis sebagai bekal sebelum terjun ke lapangan.

Ketua panitia, Nurhayati Marada, SKM., M.Kes, menjelaskan PBL II merupakan lanjutan dari PBL I.
“Kalau PBL I kita hanya mengidentifikasi masalah di desa, maka PBL II fokus pada intervensi terhadap masalah tersebut. Misalnya, jika persoalannya tidak ada jamban, maka mahasiswa harus merancang solusi, salah satunya lewat pembuatan jamban,” terangnya.
Ia menambahkan, hasil intervensi itu nantinya dievaluasi pada PBL III. Sementara untuk GIA II, konsepnya mirip dengan PBL, hanya saja program berakhir di tahap kedua.
“Kalau di GIA I masalahnya ditemukan misalnya imunisasi atau gizi buruk, maka di GIA II mahasiswa melakukan intervensi atas temuan tersebut,” jelasnya.
Program PBL II dan GIA II akan dilaksanakan di 15 desa di Kecamatan Bongomeme selama tiga minggu, mulai 28 Agustus hingga 18 September 2025.
Pada kegiatan pembekalan, hadir dua narasumber yakni Idjrak Mohammad, SKM, Kepala Puskesmas Bongomeme yang membawakan materi tentang intervensi fisik dan nonfisik program kesehatan, serta Sunarti Hanapi, SKM., M.Kes, Wakil Dekan FKM UNIGO dengan materi tentang administrasi posko dan penyusunan laporan akhir. (*)













