GORONTALO (RGNEWS.COM) – Ratusan warga berdesakkan mengantri di Pasar Murah Bersubsidi oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang terintegrasi dengan aspirasi dan pokir dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Bone Bolango, Yeyen Sidiki, di halaman Mesjid Ar Raudah Desa Bubeya Kecamatan Suwawa, Kamis (26/6/2025) pagi. Pasar murah sendiri, digelar dalam rangka stabilisasi harga sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah.
Aleg Yeyen Sidiki dalam kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap pemerintah provinsi dan pemda Bone Bolango yang telah mendukung dirinya melaksanakan pasar murah di lokasi ini. “Pelaksanaan pasar murah bersubsidi digelar untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari hari. Hari ini kami menyediakan 1000 kupon untuk masyarakat, saya berharap ibu bapak bisa memanfaatkan kegiatan ini,” kata Srikandi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan pasar murah turut melibatkan Badan Takmirul Masjid Ar Raudhah Desa Bubeya, Suwawa yang juga menyelenggarakan Gebyar Happy Muharam 1447 . “Sebagai wakil rakyat Dapil Bone Bolango saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat secara umum bisa lebih meningkatkan nilai nilai ukhuwah serta menjalin silaturahiim sehingga setiap program pemerintah dapat terlaksana dengan optimal. Semoga dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat akan membawa berkah bagi kita semua,” harapnya.
Sementara itu, beberapa warga yang ikut dalam pasar murah tadi, mengucapkan terimakasih kepada aleg tiga periode ini. “Alhamdulillah selama ini ibu Yeyen selalu memperhatikan masyarakat dengan memberikan bantuan program seperti ini. Kami mengucapkan terimakasih atas perhatiannya khususnya untuk masyarakat di Desa Bube ini,” ujar mereka kepada RGNews.

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten II Setdaprov Jamal Nganro mewakili Gubernur Gorontalo, Kadis Perindag Risjon Sunge, Kadis Perindag Bone Bolango, perwakilan dinas terkait, tokoh masyarakat, Takmirul Masjid Ar Raudah. Adapun komoditi yang dijual dalam pasar murah, yakni beras, telur, bawang, cabe, minyak kelapa dan gula pasir dan ayam. Satu paket yang berisi 7 komoditi itu dijual seharga Rp 95 ribu rupiah. ***











