GORONTALO (RGNEWS.COM) – Ratusan masyarakat penambang yang tergabung dalam Aliansi Penambang Rakyat Melawan (ANPERA) melakukan aksi demo ke DPRD Provinsi Gorontalo, Rabu (14/5/2025). Massa aksi menyampaikan sejumlah poin tuntutan untuk menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh DPRD Provinsi Gorontalo.
Beberapa.poin tuntan massa.aksi, antaranya meminta pihak PT Gorontalo Mineral (GM) agar jangan bertindak arogan terhadap penambang rakyat yang sudah menduduki wilayah pertambangan di Bone Bolango, sejak tahun 1991 atau 34 Tahun lamanya.
Mereka juga meminta Gubernur untuk melakukan penciutan lokasi PT GM, dan segera mengusulkan WPR pada lahan yang sudah dikuasai oleh rakyat penambang sejak 1991 sampe hari ini. Aksi massa pun mendesak Pansus Pertambangan yang telah terbentuk untuk segera menyelesaikan masalah pertambangan rakyat.
Massa aksi diterima Ketua Pansus Pertambangan, Meyke Camaru, bersama anggota pansus antara lain Faisal Hulukati, Syamsul Kiayi. “Sejak terbentuk, kami pansus sudah konsen terhadap permasalahan pertambangan. Aspirasi yang telah disampaikan masyarakat penambang kepada kami sebagai wakil rakyat tentu akan kami perjuangkan,” ujar Meyke.
Usai menerima massa aksi dihalaman Kantor DPRD, pansus memberikan kesempatan kepada perwakilan massa aksi untuk berdialog membahas poin penting yang akan disepakati untuk dibahas ditingkat pansus. Hingga berita ini diturunkan, pembahasan masih dilakukan diruang sidang.. ***











