Provinsi Gorontalo

Kemenkopukm Lakukan Peningkatan SDM UMKM Gorontalo

170
×

Kemenkopukm Lakukan Peningkatan SDM UMKM Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Foto bersama peserta akselerasi usaha mikro menjadi UKM yang digelar oleh Kemenkopukm di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Jumat (5/7/2024). (Foto : Haris kominfo
  • Editor   : Sahril Rasid
  • Penulis : Sri Fatmawar Dama

GORONTALO (RG.COM)—Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkopukm) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Jumat (5/7/2024).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi akselerasi untuk transformasi usaha mikro menjadi Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“di Kemenkopukm ada istilahnya korporatisasi usaha, yang mikro-mikro ini kita punya konsep di koperasikan,’ ujar Sekretarisx Kemenkopukm Arif Rahman Hakim.

Misalkan yang sudah kita terapkan kepada para petani di beberapa daerah, produk hasil pertanian dikumpulkan dalam satu koperasi dan mereka mempunyai alat produksi sendiri.

“ Gorontalo ke depan kita akan rancang seperti itu,” ujar Arif Rahman Hakim.

Arif mengatakan, dalam rangka meningkatkan usaha mikro menjadi UKM, upaya yang dilakukan Kemenkopukm di antaranya meliputi peningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

 Pelaku usaha, legalitas usaha, dan akses pembiayaan. Selain itu juga dilakukan pengembangan kemitraan UMKM dengan usaha besar dan BUMN.

Mendorong pertumbuhan wirausaha produktif dan mandiri, serta akses promosi dan pemasaran.

Sementara itu Penjabat Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin mengatakan, jumlah UMKM di Gorontalo di 2024 ini mengalami kenaikan sebesar 28 persen atau sebanyak 105.509 unit usaha.

 Dibandingkan 2023 sebanyak 82.732 unit. UMKM tersebut didominasi oleh skala mikro yang bergerak di bidang usaha olahan pangan, sulaman karawo, dan kerajinan.

“Pemprov Gorontalo telah mengambil langkah yang sejalan dengan kebijakan Kemenkopukm untuk memajukan sektor UMKM,’  Kata Rudi Salahuddin.

Kita mendorong transformasi usaha dari informal menjadi formal, dari konvensional menjadi digital, serta yang tadinya mungkin tidak mempunyai modal yang cukup/

“ Kita lakukan pembiayaan dengan berbagai instrumen. Kita berharap usaha mikro di Gorontalo bisa berkembang dan naik kelas menjadi UKM,” ujar  Rudy lagi****.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *