Polda

27 CATAR  AKPOL Polda Gorontalo Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani -Antropometri

423
×

27 CATAR  AKPOL Polda Gorontalo Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani -Antropometri

Sebarkan artikel ini
Tes Kesamaptaan Jasmani bagi Calon Taruna/Taruni Akpol Polda Gorontalo 2024 (Photo arsip humas Polda)
  • Editor  : Sahril Rasid
  • Penulis  : Awaluddin

GORONTALO (RG.COM) – Polda Gorontalo kini sedang menjaring calon anggota Polri Calon Taruna/I Akpol 2024.

Kurang lebih 27 peserta yang sekarang di tahap tes kesamaptaan jasmani dan antropometri. Dari 27 peserta yang mendaftar dan mengikuti seleksi, 2 dua diantaranya wanita.

“kita melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani bagi Calon Taruna/Taruni Akpol, bisa dipastikan sesuai sistem yang telah diatur, dan nilai selalu berdasarkan pada obyektivitas dan fakta,” tegas Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol Simson didampingi Karo SDM, Dir Polairud dan Kabid Propam saat melaksanakan peninjauan di lokasi tes kesamaptaan jasmani dan antropometri yang berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Gorontalo

Tes Kesamaptaan meliputi lari 12 menit mengelilingi lapangan, dan Kesamaptaan B terdiri dari, pull up (pria), chinning up (wanita), sit up, push up, shuttle run atau lari membentuk angka 8.

Usai Tes Kesamaptaan Jasmani A dan B, dilanjutkan dengan tes renang dan antropometrik atau pemeriksaan penampilan serta postur tubuh.

Kabid Humas Kombes Pol Desmont Harjendro A.P, mengatakan, semua proses seleksi berjalan sesuai dengan sistem yang telah baku.

Desmont berharap melalui seleksi ini nantinya akan terpilih dan tersaring calon anggota Polri yang kelak akan menjadi generasi penerus Polri di masa mendatang.

Sementara itu, Kombes Pol. Saiful Alam, selaku Ketua Tim Jasmani menyampaikan bahwa sebelum melaksanakan tes,

Para peserta Calon Taruna Akpol mendapat penjelasan dari koordinator tes tentang gerakan yang benar (mendapat nilai) dan gerakan yang tidak benar (tidak mendapat nilai).

 Dan setelah mengikuti masing-masing tes, peserta ditunjukan nilai hasil perolehan gerakan oleh tester, kemudian di tandatangani.

“hal ini dilakukan untuk mengedepankan prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, guna menghindari segala kecurangan dalam setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri,” tuturnya *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *