GORUT (RAGORO) – Minimnya tenaga kesehatan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), khususnya dokter, menggugah ide pemikiran Bupati Gorut, Thariq Modanggu untuk menyiapkan langkah strategis pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pelosok.
Seperti diketahui, ide itu berangkat dari aspirasi seorang dokter yang bertugas di wilayah Kecamatan Anggrek ketika mengikuti Latihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Ia menyampaikan bahwa tenaga dokter di wilayah Kecamatan Anggrek, khususnya di wilayah Ia bertugas sangat minim,” ungkap Bupati Gorut, Thariq Modanggu.
Dari situ lanjut Thariq, Ia kemudian memikirkan cara cepat dan tepat agar pelayanan kesehatan di wilayah pelosok itu tetap terlayani dengan baik, meski pun saat ini tenaga kesehatan minim.
“Nah, saya kemudian berpikir, bahwa dengan adanya program Motabi Kambungu ini, kira-kira perlu dibentuk pelayanan kesehatan khusus dengan nama Dokter Motabi Kambungu,” tuturnya.
Dijelaskan Thariq, dengan Dokter Motabi Kambungu, maka nantinya khusus wilayah pelosok yang sulit atau minim tenaga kesehatan akan dikirim tim kesehatan yang nantinya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Itu masih dirancang oleh pihak Dinas Kesehatan. Nantinya dokter Motabi Kambungu ini dimaksimalkan saat pelaksanaan Motabi Kambungu,” terangnya. (RG-56)











