KabgorKabgor Pemkab

Bebas Kanker Serviks Dan Payudara untuk Wanita

170
×

Bebas Kanker Serviks Dan Payudara untuk Wanita

Sebarkan artikel ini
PKK, DWP dan IBI Kabgor Gelar Sosialisasi dan layanan Kesehatan Dalam rangka Deteksi Dini dan Wujudkan kaum perempuan yang sehat. (Foto:dok)

KABGOR – Dalam rangka Deteksi Dini dan Wujudkan kaum perempuan atau Wanita Di wilayah Kabupaten Gorontalo Bebas Kanker Serviks Dan Payudara ,Pengurus besar Tim Penggerak PKK, darma Wanita Persatuan dan Persatuan Ikatan Bidan Indonesia ( IBI) Kabupaten Gorontalo gelar sosialisasi dan pemeriksaan pelayanan deteksi dini Kanker Leher Rahim (Serviks) dan Kanker Payudara kepada kaum Perempuan Kabupaten Gorontalo, Selasa (5/7/2022).

Kegiatan dipusatkan di Puskesmas Limboto itu dihadiri langsung Ketua PKK kabupaten Gorontalo bersama Pengurus, jajaran DWP dan pengurus besar Jajaran IBI Kabupaten Gorontalo.

Dalam sambutannya, Kerua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Naway mengatakan, Penyakit kanker serviks dan payudara masih menjadi momok menakutkan bagi kaum perempuan atau wanita termasuk ibu-ibu di Negeri ini bahkan di Kabupaten Gorontalo.

Kata Fory Naway, sebenarnya penyakit ini bisa diobati asalkan kaum perempuan dan wanita rutin melakukan deteksi dini dan pemeriksaan di fasilitas kesehatan yakni puskesmas.

“Deteksi dini terhadap dua penyakit ini pun tergantung kesadaran ibu – ibu, kaum perempuan dan wanita rajin berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau dokter,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Istri Bupati Nelson itu menegaskan, penagangan kesehatan pelayanan deteksi dini di Kabupaten Gorontalo akan terus dilaksanakan hingga ke 19 kecamatan dan di tingkat desa se Kabupaten Gorontalo.

“Hari ini edukasi dan sosialisasi serta layanan pemeriksaan khusus kecanatan Limboto, dan kedepan akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo,” ungkap Fory Naway.

Ia mengatakan, melalui pokja 4 PKK akan terus berkolaborasi dengan semua unsur termasuk IBI
Bahkan kata Fory, tak hanya pelayanan kesehatan terhadap deteksi dini kanker serviks dan payudara yang dilaksanakan namun pelayanan kesehatan kepada lansia dan anak -anak melalui posyandu digelar melalui pokja 4.
“Melalui pokja 4 bidang kesehatan.

Ingat, semua ini Bermula kemauan semua pihak termasuk perempuan minimal rutin memeriksakan dan sering konsultasi dengan dokter di layanan fasilitas kesehatan di Kabupaten Gorontalo,” imbuhnya.

Sementara itu ketua IBI Kabupaten Gorontalo Emsthiwaty T. Hiola menambahkan, kegiatan ini dalam rangka meriahkan peringati HUT IBI Ke 71.

Lanjut Dia, Ada beberapa agenda dilaksanakan, pertama pencanangan HUT IBI ke 71 dan diisi beberapa kegiatan outbond yang menghilangkan rasa kepenatan dan rasa stres dari sejawat bidan.

Kedua, melaksanakan kegiatan posyandu remaja dirangkaian pengukuhan remaja posyandu dengan tujuan agar remaja kedepan melaksanakan hal hal positif dan meninggalkan hal hal negarif.
“,sehingga mereka tidak terjerumus dengan praktek praktek kegiatan merugikan,’jelasnha.

Ketiga, pelaksanaan hipates dalam rangka menekan angka terjadi kanker serviks dan payudara dengan melakukan deteksi sedini mungkin sehingga tidak terjadi stadium tindak lanjut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *