GORONTALO (RAGORO) – Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, didampingi Karo Ops, Dir Intelkam dan Dir Lantas Polda Gorontalo secara resmi membuka Pelatihan Pra Operasi Kewilayahan Patuh Otanaha 2022, di Aula Dit Lantas Polda Gorontalo.
Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi mengatakan bahwa latihan operasi ini salah satu bagian dari proses manajerial yang harus dilaksanakan dalam pelaksanaan operasi untuk menyamakan pola pikir dan cara bertindak serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan dari seluruh personil yang terlibat guna dalam penugasan di lapangan personil bisa mengerti dan paham apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
Dinamika lingkungan strategis pada tataran global dan regional senantiasa memberikan dampak terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Di satu sisi, kemajuan teknologi dan kemudahan distribusi informasi sebagai ciri dari globalisasi, merupakan potensi besar bagi bangsa Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun di sisi lain, fenomena ini justru melahirkan berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas.
Lebih lanjut Wakapolda menjelaskan faktor tertinggi penyebab kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh kesalahan ataupun kelalaian dari pengguna jalan, dan itupun menjadi penyebab dari tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang terjadi.
“faktor-faktor ini harus terus kita tekan baik melalui upaya pembinaan terkait kesadaran dalam berlalu lintas maupun penegakan hukum,” ujarnya.
Untuk menyukseskan pelanggaran operasi diperlukan adanya latihan pra operasi untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan penjabaran tugas masing-masing.
Wakapolda berharap kepada para peserta pelatihan Patuh Otanaha 2022 dengan sungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian pelatihan tersebut guna meraih keberhasilan dari pelaksanaan operasi yang akan dilaksanakan.
“instruktur dapat memberikan materi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang mudah dipahami, sehingga nantinya peserta mampu mengaplikasikan dengan baik dan benar pada pelaksanaan tugas nanti,” tuturnya. (awal-46)











