Berkunjung ke Gorut, Penjagub Gorontalo Diterima Pemkab secara Adat

698
ADV
10
Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu didampingi Istri Ny Mariyati Mohamad saat menyambut kunjungan silaturrahmi Penjagub Gorontalo, Hamka Hendra Noer di Kabupaten Gorut, kemarin. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menjadi daerah penutup atau yang menyelesaikan rangkaian penyambutan secara adat Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo, Hamka Hendra Noer di Provinsi Gorontalo.

Selasa (24/5) kemarin, Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu disambut dengan prosesi adat Mopotilolo oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) di rumah jabatan Wakil Bupati Gorut.

Ia dan sang istri tercinta Ny. Gamaria Purnamawati Monoarfa disambut langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu dan istri Ny. Mariyati Mohamad.

Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu menjelaskan, dalam kunjungan perdana ke Gorontalo Utara sebagian Penjagub Gorontalo, pada dasarnya Hamka Hendra Noer disambut secara administrasi pemerintahan dan penerimaan secara adat.

“Jadi, dengan adanya prosesi tadi ini (kemarin, red) sudah menggabungkan penerimaan secara administratif beliau sebagai Penjabat Gubernur dan beliau juga sebagai Tauwa lo Lipu (pemimpin negeri),” terang Thariq ketika diwawancarai awak media usai prosesi adat Mopotilolo.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin negeri dalam bingkai adat, maka Thariq mengatakan, kegiatan itu disatukan, baik secara pemerintahan maupun adat.

“Dan tentu beliau sebagai pejabat pemerintah pusat di daerah yang harus kita dengarkan. Oleh sebab itu, harapan-harapan beliau tadi (kemarin, red) yang mana bahwa kita (pemerintah daerah) harus menciptakan, pertama, maksimalisasi vaksinasi, yang kedua pemulihan ekonomi dan yang ketiga menjaga stabilitas politik. Apalagi kita ada di tahun politik, 2022, 2023, dan 2024,” tuturnya.

Terkait sinergitas program pembangunan di Provinsi Gorontalo, Thariq mengaku, pada dasarnya, Penjagub Gorontalo itu masih akan melihat lebih jauh visi misi masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.

“Iya, yang pertama, tentu karena Gubernur ini tidak punya visi misi. Makanya tadi sudah disampaikan akan ada momentum kami pemerintah kabupaten kota diundang untuk menyajikan visi misi dan itu akan disesuaikan dengan agenda Gubernur untuk provinsi Gorontalo, sehingga akan terjadi kolaborasi antara visi misi kabupaten kota dengan provinsi,” imbuhnya.

“Kita akan ada agenda khusus. Di mana, kami kabupaten kota akan diundang dan akan ada sinkronisasi dengan program strategis beliau selama menjadi Penjabat Gubernur,” sambung Thariq.

Dari pertemuan itu, Thariq mengatakan, nantinya akan dibahas seperti apa arah kebijakan Penjagub Gorontalo dan tentu akan menyesuaikan dengan visi misi pemerintah kabupaten kota di Gorontalo.

“Karena beliau ini kan tidak ada visi misi makanya nanti akan dikolaborasi dari kabupaten kota yang ada sekarang untuk menjadi bagian kira-kira agenda strategis beliau sebagai Penjagub Gorontalo,” tandasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *