Kapolda Imbau Casis Siapkan Diri Secara Maksimal

478
ADV
10
KAPOLDA Gorontalo, saat memimpin penandatanganan Pakta Integritas penerimaan Casis Polri. (foto/istimewa)

GORONTALO (RAGORO) – Revolusi Industri 4.0 atau yang sering disebut dengan Cyber Physical System merupakan revolusi yang menitikberatkan pada otomatisasi serta kolaborasi antara teknologi Cyber.

Kemunculan revolusi ini membawa perubahan banyak hal diberbagai sektor, tak terkecuali pada sistim digitalisasi dalam rangka mewujudkan SDM Polri yang unggul sebagaimana termaktub pada Road Map Program Kapolri bidang organisasi.

Berangkat dari hal itu, untuk meningkatkan SDM Polri saat ini, sangatlah dibutuhkan kemampuan anggota Polri yang handal, cerdas, cermat, memiliki integritas yang tinggi serta paham setiap dinamika perkembangan yang terjadi di lingkungannya.

Untuk mendapatkan personil Polri yang mumpuni dalam segala hal, tentunya melalui sistim Rekruitmen yang baik pula, sehingganya untuk proses Rekruitmen Polri saat ini mengusung prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).

Hal ini disampaikan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, saat kegiatan Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Taruna/i Akpol dan Bintara Gelombang II Tahun 2022 di aula Titinepo. Menurut jenderal bintang dua ini, dengan mengusung prinsip BETAH, Polda Gorontalo mampu melahirkan tunas-tunas muda aparat pelindung, pengayom, pelayan serta penegak hukum yang profesional.

Terkait rekrutmen Polri tersebut, Wiyagus juga menghimbau kepada peserta maupun orang tua agar dapat menyesuaikan dengan teknologi yang saat ini digunakan oleh Polri.

Kapolda mengungkapkan jika rekruitmen Polri sekarang ini sudah serba canggih dengan menggunakan teknologi berbasis komputer. “kami juga menggunakan pihak eksternal untuk membantu proses rekrutmen ini,” ujarnya.

Sehingga itu, peserta maupun orang tua harus dapat menerima setiap kegagalan, karena seluruh proses penilaian, sebagian besar dikendalikan oleh sistem yang berbasis teknologi tingkat tinggi. “kepada seluruh Casis, siapkan diri semaksimal mungkin, sehingga proses rekrutmen benar-benar menghasilkan kandidat Polri yang berkualitas,” tuturnya. (awal-46)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *